Kabar bahagia bagi penikmat film horor. Justin Lin, sutradara FAST FIVE, memproduseri antologi bertajuk SILENT TERROR. Dan Joko Anwar mendapat kesempatan pertama memperlihatkan film pendeknya berjudul GRAVE TORTURE
Di sekual film 'The Raid' yang berjudul 'Berandal' ini nampaknya sang sutradara Gareth Evans menyiapkan banyak kejutan menarik bagi penggemar filmnya. Kali ini akun Twitter-nya, Gareth mempublikasikan karakter 'Hammer Girl' yang akan tampil di 'Berandal'.
Setelah The Raid yang paling dikenal dengan prestasinya. Kini menyusul film lain yang telah dulu mengukir prestasi di dunia pefilman dunia, film berjudul Vakansi Yang Janggal dan Penyakit Lainnya atau dalam Bahasa Inggris bertajuk Peculiar Vacation and Other Illnesses juga tayang dalam festival dunia di Festival del Film Locarno ke-65 di Swiss, 1-11 Agustus 2012.
Jenderal Kamcil adalah film remake dengan judul yang sama di tahun 1958, film ini disutradarai oleh Harry Dagoe Suharyadi. Selain film ini Harry juga sudah menciptakan karya film anak-anak lainnya seperti Melodi pada tahun 2010 dan Ariel & Raja Langit pada tahun 2005.
Mirip dengan ajang perfilman di Hollywood, di Tanah air pun diadakan pengumpulan untuk film-film terlaris dan yang terburuk. Perhitungan ini diambil dari jumlah banyaknya pengumpulan pnonton film tersebut. Hal ini tentu saja bukan untuk menjadi ajang pamer tenar sang sutradara ataupun lainnya, melainkan ini adalah ajang terbaik untuk membangun dunia perfilman Indonesia.
Ketatnya persaingan di dunia perfilman Tanah air membuat para produsen film harus cerdas memutar otak untuk menarik minat para penonton.
Belum lama ini KK Dheeraj beserta Dewi Perssik telah menggelar jumpa pers untuk meminta maaf atas asi promosi film nya yang menyeret nama Mr Bean asli. Dan kini menyusul aksi tersebut, William Ferguson pemeran sosok Mr Bean dalam film Mr Bean Kesurupan Depe juga menyampaikan permintaan maafnya.
Yang terbaru dan masih hangat jadi bahan perbincangan adalah pernyataan KK Dheeraj yang menggaet Mr Bean asli dari Inggris dalam film Mr Bean Kesurupan Depe, hingga akhirnya setelah terpojok ia mengakui jika Mr Bean dalam film nya adalah palsu bukan Rowan Atkinson dari Inggris.
Setelah secara gamblang KK Dheeraj mengakui kepalsuan Mr Bean yang digaetnya dalam film Mr Bean Kesurupan Depe, produser tersebut pun juga menyampaikan permintaan maafnya. Namun seperti apakah sosok asli si Mr Bean KW tersebut belum diketahui, ia pun juga tak ikut serta dalam jumpa pers yang diadakan oleh K2K Production.
Tak lagi bisa menutupi identitas sang Mr Bean abal-abal dalam film 'Mr Bean Kesurupan Depe', akhirnya KK Dheeraj dan Dewi Perssik selaku bintang film utama menggelar jumpa pers untuk meminta maaf dan memperjelas permasalahan.
Meski tak mengatakan jika Mr Bean dalam film Mr Bean Kesurupan Depe adalah Rowan Atkinson, namun KK Dheeraj sempat bersi keukeuh mentakan jika Mr Bean yang di gaetnya asli dari Inggris. Dan kini akhirnya produser K2K Production tersebut meminta maaf dan mengakui jika sosok Mr Bean dalam film produksinya tersebut adalah palsu.
Anggota Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi juga berkomentar soal kontroversi film itu. Ia menjelaskan, pelaku usaha perfilman tidak boleh mempromosikan sesuatu yang tidak ada, seperti tertuang dalam Undang-undang (UU) Perlindungan Konsumen Nomor 8/1999.
Setelah film Indonesia naik daun di kancah internasional berkat The Raid, kini film Indonesia berganti menjadi pergunjingan internasional pula berkat isu pemakaian Mr Bean palsu yang di gembar-gemborkan asli dalam film Mr Bean Kesurupan Depe. Kabar ini pun asik di bahas di beberapa media asing.
Kegerahan dengan pengakuan para pemain serta pihak produser Mr Bean Kesurupan Depe yang mengaku menggaet sosok Mr Bean asli, Rowan Atkinson lewat akun Facebooknya menuliskan sebuah penyataan pembantahan jika dirinya turut bermain dalam film bergenre horor komedi tersebut.