Festival Lesbian di Padang Pasir Dihadiri 20.000 Wanita

Festival Lesbian di Padang Pasir Dihadiri 20.000 WanitaPeserta festival lesbian di Amerika Serikat @cnn.com

Festival lesbian 2016 resmi digelar di kota padang pasir Palm Springs, California, AS selama 5 hari. Acara tahunan ini diikuti lebih dari 20.000 wanita penyuka sesama jenis. Dari ribuan peserta, dipastikan tidak ada lelaki yang menyelinap.

Arwa Mahdawi dari Cumming & Partners, agen iklan di New York mengatakan, festival lesbian akbar ini digelar saban Maret. Ribuan lesbian dari penjuru dunia merayakan kegembiraan mereka.

"Ini untuk kedua kalinya saya hadir di Dinah, yang juga dikenal sebagai festival gadis paling besar di dunia. Saya tinggal di Hotel Hilton di Palm Springs, yang menjadi tuan rumah festival terkenal di tepi kolam renang," kata Mahdawi, dilansir dari The Guardian.

festival-lesbian

"Hadir di festival tersebut merupakan pengalaman yang surealis, selama beberapa hari, dunia ini seperti terbalik, minoritas tiba-tiba menjadi mayoritas. Di mana-mana Anda bisa melihat lesbian tersenyum, minum, menari, dan berciuman," tulisnya.

Kalaupun ada pria dalam acara tersebut, dipastikan mereka adalah staf hotel yang mengurus kelancaran acara. "Perempuan yang hadir di sana umumnya orang-orang aneh," kata Mahdawi lagi.

Salah satu keanehan yang mencolok adalah penampilan seorang lesbian tulen yang justru terlihat mirip pria macho.

"Jangan pernah puas dengan seorang gadis saja," seorang gadis menyarankan saya, "lebih baik sehari dengan dua gadis," bisik seorang di antara mereka.

Kota Palm Springs sendiri menjadi salah satu tempat dengan jumlah populasi penyuka sesama jenis terbesar di Amerika. Acara seperti ini sengaja difasilitasi untuk menarik pemasukan bagi daerah gersang tersebut.

"Kami berutang budi kepada komunitas LGBT untuk membantu Palm Springs berkembang menjadi kota ultra-keren, bergaya, dan canggih seperti sekarang ini," kata Wali Kota Rob Bulan yang juga seorang gay.

Nay