Kader PKS Digerebek Warga Sembunyikan Cewek di Dalam Toilet

Kader PKS Digerebek Warga Sembunyikan Cewek di Dalam ToiletMardiatos Tanjung @kompas.com

Kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardiatos Tanjung (33), digerebek warga di rumahnya di Jalan Gatot Soebroto, Lingkungan 1, Kelurahan Sukaramai, Binjai Barat, Kota Binjai, Sumatera Utara. Penyuluh Kemenag karena berduaan dengan perempuan bukan muhrimnya.

Mardiatos sendiri sempat menjabat sebagai Ketua DPC PKS Binjai Barat.

Warga menggerebek rumah Mardiatos yang juga digunakan untuk usaha warnet dan terapi ruqyah. Saat digerebek warga, Mardiatos berkilah menyembunyikan perempuan bukan istrinya.

"Jangan seenaknya menuduh, mana ada saya sembunyikan perempuan, apalagi selingkuh," kata pria jebolan Universitas Al Azhar Kairo ini.

Tapi warga tak langsung percaya. Dari penelusuran di lantai atas, didapati perempuan berambut panjang yang disembunyikan di dalam kamar mandi.

Mardiatos lagi-lagi menampik jika perempuan itu merupakan orang yang membantunya memasak sepeninggal istrinya.

"Saya akan menikahi dia," kata Mardiatos sambil terus bertahan di pintu kamar mandi.

Setelah bertahan beberapa saat, Mardiatos akhirnya menyerah dan pasrah dibawa ke Polsek Binjai. "Keduanya kami bawa dulu ke Polsek untuk dimintai keterangan," kata Kanit Reskrim Polsek Binjai Barat Ipda Junaedi.

Istri Mardiatos, Arfina ikut dalam penggerebekan itu. Ibu satu anak ini curiga suaminya selingkuh sejak lama sehingga memilih pergi meninggalkannya. "Saya curiga dia selingkuh sejak 2012," katanya.

Sementara itu, terkait status Mardiatos saat ini, menurut pengurus PKS, Suharjo Mulyono sudah bukan lagi kader partainya.

"Iya, dia memang dulu kader PKS, dan sudah hampir enam bulan ini sudah dilakukan pemecatan terhadapnya," ucap Suhar‎jo yang juga anggota DPRD Binjai tersebut.

Menurut Suharjo, Mardiatos dipecat lantaran ada konflik dengan keluarganya yang tak kunjung selesai. "Atas dasar itulah Mardiatoz dipecat dari PKS, sejak enam bulan yang lalu," jelasnya.

Nay