Ilustrasi @rt.comKesedihan keluarga mendiang Val-Jean McDonald asal Kota New York, Amerika Serikat semakin bertambah akibat kesalahan fatal petugas rumah duka. Sebabnya, mereka keliru membawa jenazah orang lain untuk menjalani proses kremasi.
Keluarga mulai curiga saat melihat peti mati yang berbeda. Demikian saat dibuka, wajah sang nenek seperti orang lain yang tak mereka kenal.
"Saya sempat bertanya-tanya, kenapa rambut nenek dicukur habis. Tapi saya pikir mungkin itu karena kankernya," kata Errol McDonald, putra kandung Val-Jean, seperti dilansir the Guardian.
Cucu Val yang masih berusia 10 tahun dan bermata jeli menyadari keanehan itu. "Itu bukan nenek."
Rumah pemakaman McCall Bronxwood yang mengurusi jenazah nenek Val mengakui kesalahan mereka.
"Bayangkan, sosok yang saya cium sebelum menjadi abu kemarin ternyata bukan ibu," kata Darryl, putra Val-Jean yang lain.
Polisi masih memeriksa pemilik rumah pemakaman. Termasuk siapa jenazah yang terlanjur dikremasi.