Korban bom di Belgia @mirror.co.ukInsiden teror beruntun di Ibu Kota Brussels, Belgia, Selasa (22/3) menewaskan puluhan orang. Rinciannya, 13 orang tewas di Bandara Zaventem, Belgia dan 10 lainnya di stasiun kereta bawah tanah. Sementara 35 orang dilaporkan terluka.
Rangkaian serangan teror itu terjadi setelah penangkapan Saleh Abdeslam beberapa waktu lalu. Saleh merupakan buronan kasus serangan di Paris, 13 November lalu yang menewaskan 130 orang.
Dari laporan Daily Mail, kelompok militan ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan di Belgia kemarin.
"Ini adalah masa-masa terkelam bagi bangsa kita. Kita harus tenang dan kompak," ujar Perdana Menteri Charles Michel dalam jumpa persnya.
Sumber intelijen mengatakan, serangan di Brussels melibatkan tiga pelaku bom bunuh diri.
"Serangan itu dirancang di Raqqa sejak dua bulan lalu, dan ada tiga pelaku," ujarnya.
Belgia menetapkan hari berkabung nasional selama tiga hari berturut-turut menyusul aksi teror tersebut.
Presiden Amerika Serikat, Barack Hussein Obama, menawarkan bantuan kepada Belgia untuk menyelidiki pelaku.
"Kita harus membawa mereka yang bertanggung jawab ke hadapan hukum," kata Obama.
Saksikan videonya berikut ini.