Wanita Surabaya Ini Rela Disodomi Demi Anak

Wanita Surabaya Ini Rela Disodomi Demi AnakIlustrasi @viva.nl
Alasan dari perceraian sebuah rumah tangga di Surabaya ini mungkin sedikit aneh, dilatari oleh masalah kelainan seks. Sebut saja sang wanita bernama Indah (39). Ia rela digauli suaminya, Anton (juga nama samaran), dari 'jalur belakang'.

Alasan satu-satunya Indah mau disodomi oleh suaminya tidak lain adalah demi kebaikan anaknya yang saat ini sudah bersekolah SMP.

Advokat yang mengawal perkara ini, Widya Ari Susanti mengatakan, "Awalnya berjalan normal, belakangan suami klien saya aneh-aneh saat berhubungan badan."

Suami suka meminta berhubungan intim melalui anus istrinya yang awalnya mendapat penolakan. Namun Indah akhirnya menurutinya karena tidak ingin bercerai dan demi masa depan anaknya.

Ketika konsultasi dengan dokter, Indah pun risih karena berhubungan lewat anus tidak aman. "Dokter bilang main dari belakang tidak baik untuk kesehatan, karena di lubang belakang banyak bakteri," ujarnya.

Karena alasan itulah Indah kerap menolak ketika diajak berhubungan intim dari anus. Namun penolakan itu berujung pada pertengkaran dan perbuatan kasar sang suami. "Karena sering menolak, si suami lalu meminta cerai," ujar Widya.

Widya melanjutkan, Indah sebenarnya sesekali mau melayani permintaan suaminya. "Ya karena ingat anak. Tapi akhirnya tetap cerai, sampai sekarang masih proses di pengadilan," katanya.

Selain sodomi, Widya juga mengaku sedang menangani tiga kasus gugat carai gara-gara kelainan seks. Dari tiga penggugat itu, semuanya wanita dan alasannya adalah suami homo.

Dari data Pengadilan Surabaya, rata-rata ada 11 istri yang menggugat cerai suami. Sementara suami menggungat istri rata-rata 5 dalam sehari. Kelainan seks menjadi salah satu penyebab dari sekian banyak masalah perceraian di Surabaya.
mks