Digugat Mantan Suami Bule, Karminah Mengadu ke Jokowi

Digugat Mantan Suami Bule, Karminah Mengadu ke JokowiKarminah mencari keadilan dan ingin bertemu Presiden Jokowi @merdeka.com

Karminah (40), seorang wanita asal Semarang, Jawa Tengah melakukan aksi simpatik atas hasil hukum yang menimpa dirinya. Dia meminta dukungan dan bantuan hukum atas kasus hak asuh anak yang jatuh ke suaminya. Bahkan, Karminah berniat mengadukan kasus ini kepada Presiden Jokowi.

Ditemani neneknya, Mbah Widji (74) warga Banyumanik, Kota Semarang, keduanya membawa karton bertuliskan permohonan bantuan dan keinginannya bertemu Presiden di depan Masjid Raya Baiturrahman, Kawasan Simpang Lima Kota Semarang, Jawa Tengah.

Kasus hukum yang menimpa Karminah ini terjadi 2007 lalu. Dia yang menikahi warga negara Belgia, Vincent Cantaert (50) pada 2001 dituding melakukan eksploitasi anak. Enam tahun menikah, Karminah akhirnya bercerai dengan Vincent.

Dari hasil perceraian ini, hak asuh anak jatuh ke tangan Karminah, namun tujuh tahun berselang, yakni pada 2014, mantan suaminya malah melaporkan Karminah ke pihak polisi. Karminah dituding melakukan diskriminasi anak. Kasus ini pun dipersidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Semarang dan Karminah dijatuhi satu tahun percobaan.

Saat hendak mencari keadilan di Pengadilan Tinggi (PT) Jawa Tengah, Karminah justru divonis 8 bulan kurungan penjara. Dia pun melanjutkan n kasasi ke tingkat Mahkamah Agung (MA).

"Ya itu anak saya gak mau ketemu ayahnya. Malah saya dituding dan dituduh mengeksploitasi anak saya. Sebagai ibu saya membela anak saya, dan sebisa mungkin melindunginya, karena mereka ketakutan. Malah habis itu saya dilaporkan polisi dengan tuduhan eksploitasi anak, hingga akhirnya kasusnya begini," ungkapnya.

Lembaga Bantuan Hukum(LBH) Jati Raga yang mendampingi Karminah berharap MA yang kini menangani kasus Karminah bisa membebaskan kliennya. Sebabnya, selain tak bersalah, juga bertentangan dengan Fatwa MUI soal hak asuh anak.

"Kalau sampai Mbak Karminah bebas murni maka diduga ada permainan dalam kasus ini," tegas Kuasa Hukum dari LBH Jati Raga Iwan Salomo.

Nay