Ahok dan Habib Rizieq @kompas.comGubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok merasa kasihan dengan Imam Besar Front Pembela Islam Muhammad Rizieq Shihab yang menginisiasi Konvensi Gubernur Muslim Jakarta.
Menurut Ahok, apa yang dilakukan Rizieq itu merupakan langkah mundur.
"Saya kira sudah enggak zaman, yah. Pendiri negara ini sudah menetapkan Pancasila dan UUD 1945. Konvensi gubernur kok pakai bedain agama gitu," kata Ahok di RPTRA Amir Hamzah, Menteng, Jumat (26/2).
Ahok bahkan menyebut pola pikir Rizieq sudah ketinggalan sebab kemerdekaan Indonesia diraih dengan semangat Pancasila yang sarat dengan nilai toleransi agama.
"Kasihan dia enggak mengerti bahwa negara ini sudah tumpahkan darah, dan fondasi bangsa ini sudah selesai dibangun. Sudah saatnya membangun tembok dan atapnya, bukan membuat lagi fondasinya. Saya kasihan aja dengan Habib Rizieq," kata Ahok lagi.
Sebelumnya, Habib Rizieq bersama sejumlah tokoh yang tergabung dalam Muzakarah Alim Ulama, Habib meluncurkan Konvensi Calon Gubernur Muslim DKI Jakarta di Aula Buya Hamka, Masjid Agung Al Azhar, Jakarta.
Habib Rizieq optimis cagub pilihannya itu bisa mendapat dukungan luas dari masyarakat DKI Jakarta.
"Perlu ada gagasan membuat pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur muslim. Kami optimis akan dapat dukungan luas dari umat muslim," ujar Rizieq, Kamis (25/2).
Sementara Ketua Dewan Pemilih pada konvensi itu, KH Fahrurrozy Ishaq yang juga Gubernur Tandingan ini menjelaskan gerakan itu merupakan keinginan umat Islam akan hadirnya pemimpin dari kalangan muslim. Demikian dilansir dari Kompas.