Petinju asal Filipina beberapa waktu lalu secara tegas tidak setuju dengan perilaku LGBT dan menganggap homoseksual lebih rendah dari binatang. Karena ucapannya yang ekstrem itu, Nike pun memutus kontrak dengan PacMan. Pasalnya, PacMan dinilai telah berbuat diskriminasi dan bertentangan dengan imej brand Nike.
Semua berawal saat Manny Pacquiao diwawancarai dengan TV5. Saat ditanyai mengenai LGBT, PacMan mengatakan, "Masalahnya sangat mendasar. Apakah Anda pernah melihat binatang jantan berhubungan dengan sesama jantan?"
"Binatang lebih baik (daripada pelaku LGBT) karena mereka bisa membedakan jantan dan betina. Jika lelaki berhubungan dengan lelaki, dan wanita berhubungan dengan wanita, maka mereka lebih buruk dari binatang (karena tidak bisa membedakan jenis kelamin)." imbuhnya.
Perkataan PacMan tentunya langsung memancing perdebatan. Nike pun tak mau tinggal diam. Mereka langsung mengakhiri kerjasamanya dengan petinju yang juga politisi Filipina tersebut.
Dilansir CNN Indonesia, Nike mengatakan, "Bagi kami komentar Manny Pacquaio sangat memuakkan. Kami sangat menentang semua jenis diskriminasi dan kami memiliki sejarah panjang mendukung hak-hak komunitas LGBT. (Setelah pemutusan kontrak ini) kami tidak lagi memiliki hubungan dengan Manny Pacquiao."
PacMan sendiri langsung menyampaikan permohonan maafnya terkait LGBT. Tetapi sebagai seorang penganut nasrani, PacMan tetap berpegang teguh pada pendapatnya jika hubungan sesama jenis memang dilarang dalam Injil.
"Saya minta maaf karena melukai orang lain dengan membandingkan homoseksual dengan binatang. Bagi mereka yang terluka, tolong maafkan saya. Saya tetap berpegang teguh atas keyakinan (menolak) terhadap perkawinan sesama jenis, karena (demikianlah) yang tertulis di Alkitab (larangan berhubungan sesama jenis). Tapi saya tidak mengutuk LGBT."