Netizen Geram Kominfo 'Asal Blokir'

Netizen Geram Kominfo 'Asal Blokir'Ilustrasi @patk.ca
Dianggap telah menampilkan banyak konten pornografi, jejaring sosial Tumblr rencananya akan segera diblokir oleh Kemenkominfo.

Direktur e-Business Kemenkominfo, Azhar Hasyim membenarkan jika pihaknya akan segera menutup akses salah satu jejaring sosial favorit di Indonesia tersebut. Ia mengatakan jika situs tersebut mungkin mulai tidak dapat diakses dalam dua atau tiga hari ke depan.

Azhar mengatakan, "Saya sudah tanda tangan suratnya dan sudah dikirim ke ISP (internet service provider)."

Keputusan ini tentu saja mengundang tentangan keras dari pengguna internet di Indonesia. Netizen mengungkapkan kekesalan mereka agar Menteri Rudiantara meninjau kembali keputusan itu. Bahkan bahasan mengenai Tumblr pun sempat menjadi trending topic Twitter.

Salah satu akun Twitter bernama @monstreza menulis, "Pak @jokowi. Tolong Pak @rudiantara_id ini diingatkan, kalau perlu ditegur, atau langsung dicopot. Tumblr itu penting, Pak."

"Kemkominfo Blokir Tumblr, sama aja kayak basmi tikus tapi yang dibakar lumbung padinya.. Damn .. Hidup VPN !!!," sahut akun @alpido.

Kebijakan Kemenkominfo ini juga direspon oleh Praktisi media sosial Nukman Luthfie. Ia mengatakan jika keputusan ini kurang bijak karena sebaiknya tidak seluruhnya diblokir. "Di Twitter pun, kalau jeli, konten porno juga bertebaran. Juga di FB. Tak cuma di Tumblr," tulis Nukman di Twitter-nya.

Kemenkominfo sendiri telah berkonflik dengan publik soal blokir-memblokir sejak beberapa tahun lalu. Tidak kurang dari 100 situs yang telah diblokir dengan berbagai alasan.

Banyak pihak yang menyayangkan hal itu karena seolah mereka tidak mempunyai pilihan lain kecuali melakukan pemblokiran. Nukman pun mengingatkan kepada Kemenkominfo agar memilih keputusan yang lebih bijak karena tentu lebih banyak konten lokal positif dibanding dengan pornografi.

"Mengapa energi Kemenkominfo tidak diarahkan untuk memperkaya pilihan konten positif bagi pengguna Internet di Indonesia agar perhatian mereka ke pornografi meluruh dengan sendirinya? Saat ini Depkominfo rajin membuka akses Internet ke desa-desa, namun kurang bersemangat membangun konten lokal," tutup Nukman.
mks