Tips Sederhana Aman dari Peretasan

Tips Sederhana Aman dari PeretasanIlustrasi @theglobeandmail.com
Aksi peretasan akun online belakangan ini memang sangat marak dilakukan para hacker tak bertanggung jawab. Meski sejatinya sangat mudah dipahami, tetap saja tidak sedikit netizen yang tergoda dengan cara hacker melancarkan aksinya atau yang disebut dengan social engineering.

Social engineering menurut praktisi TI Infosec Consultan, Ruby Alamsyah merupakan cara yang dilakukan agar korban terjebak penipuan namun korban tidak menyadarinya. Kasus seperti ini sering terlihat di media sosial seperti Facebook.

Ruby mengatakan, "Kenapa marak social engineering, karena dalam dunia teknologi, manusia lah yang menjadi celah keamanan terbesar."

Ia juga menegaskan jika lengahnya korban adalah kunci kesuksesan hacker, meskipun teknologi yang digunakan sudah sangat canggih.

"Kalau manusianya tidak disiplin, mudah ditipu, mudah percaya akan orang atau hal tertentu secara langsung, makanya akan mudah pelaku melakukan peretasan ke system ataupun peretasan ke korban itu sendiri alias melakukan penipuan," lanjutnya.

Agar tidak mudah tertipu, Ruby pun membagikan tips yang cukup sederhana. "Pertama, meningkatkan kesadaran akan keamanan TI. Kemudian, jangan mudah percaya akan informasi baru dari sumber yang belum diverifikasi. Terus yang ketiga yakni jangan memberikan informasi penting terkait hal pribadi (data pribadi, data keuangan, PIN atau password apapun) kepada siapapun," ujar Ruby.

"Lalu yang terakhir dan penting juga adalah 'Think before click'. Selalu mencerna dan pikir ulang dahulu saat mau mengklik suatu link, attachment di email, link di media social baik di PC maupun di gadget," tandasnya.

mks