5 Hal Buruk Yang Terjadi Akibat Stres Kerja

5 Hal Buruk Yang Terjadi Akibat Stres KerjaIlustrasi stres akibat pekerjaan @wordpress.com
Pekerjaan dan stres adalah dua hal yang tak terpisahkan. Stres yang terus menerus akan menyebabkan gangguan kesehatan salah satunya penyakit jantung.

Penelitian terbaru yang telah di publikasikan dalam jurnal ilmiah Management Science mengungkapkan bahwa risiko stres akibat pekerjaan lebih mematikan daripada menghisap asap rokok.

Orang-orang di Amerika Serikat rela menghabiskan uang sebesar US$190 miliar atau sekitar Rp 248,2 triliun untuk menjalani perawatan fisik maupun depresi yang di akibatkan oleh stres.

Di AS, kematian yang di akibatkan oleh stres mencapai 120 ribu orang/tahun dan jumlah tersebut melebihi angka kematian yang disebabkan oleh diabetes, alzheimer atau influenza, dilansir dari Huffington Post.

Penelitian yang dilakukan oleh Profesor Stefanos A. Zenios dan Jeffrey Pfeffer dari Stanford Graduate School of Business serta Joel Goh dari Harvard Business School menganalisa 228 penelitian yang telah dilakukan sebelumnya untuk mengumpulkan laporan tentang stres kerja yang menyebabkan gangguan kesehatan hingga kematian.

Inilah 5 hal yang terjadi akibat stres kerja :

1. Stres Tingkat Rendah

Stres tingkat rendah di tandai dengan kurangnya waktu untuk beristirahat karena tuntutan pekerjaan.

Menurut penelitian, stres yang di akibatkan oleh hal ini bisa meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular (penyakit jantung dan pembuluh darah).

2. Pengangguran

Tidak mempunyai pekerjaan akan menyebabkan depresi berat dan gangguan kesehatan lainnya.

Depresi berat di akibatkan oleh tidak punya penghasilan dan jarang berkomunikasi di lingkungan sekitar atau rekan karena merasa malu.

80% orang pengangguran termasuk dalam golongan orang miskin atau tidak sejahtera.

3. Tidak Punya Asuransi Kesehatan

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa seseorang yang tidak memiliki asuransi kesehatan akan mengalami masalah keuangan saat sakit dan memerlukan perawatan, selain itu menunda perawatan kesehatan akan membuat penyakit semakin memburuk.

4. Jam Kerja & Lembur

Bekerja terlalu lama dan sering lembur akan menyebabkan hipertensi atau gangguan kesehatan lainnya karena tubuh kurang beristirahat.

5. Waktu Yang Seimbang

Seorang pekerja yang tidak bisa membagi waktu antara pekerjaan dan keluarga akan mengalami depresi dan mengalami gangguan kesehatan mental juga fisik.

Orang yang sering mengalami depresi berat biasanya akan mengkonsumsi alkohol hingga mabuk.

Jika kondisi tersebut terus berlanjut maka akan menyebabkan gangguan kesehatan bahkan beresiko kematian.
De