Selain perangkat mobile dan robot, teknologi yang juga terus berkembang adalah mobil. Baru-baru ini mobil dikatakan akan segera memiliki kemampuan canggih, yakni memprediksi gerakan pengendara yang kurang konsentrasi.
Sistem untuk dapat mengenali gestur yang berhubungan dengan tindakan pengendara saat mengendalikan mobil buatan peneliti dari Cornell University tersebut dinilai bisa lebih efektif dibanding hanya membaca gerakan mata.
Sistem baru ini juga bisa menjadi pencegah terjadinya kecelakaan karena kurang konsentrasi pengguna akan menyebabkan peringatan.
"Misalnya ketika pengemudi hilang konsentrasi sebentar," ujar kepala proyek Brain4Cars, Ashesh Jain, dilansir Technology Review.
"Jika tidak ada sesuatu di depannya, mobil ini cukup pintar, dan tidak memberi peringatan pada pengemudi. Ini mengenai bagaimana Anda menggunakan informasi dari semua sensor," lanjutnya.
Selain itu sistem ini juga bisa memprediksi ketika pengendara akan pindah jalur karena menggunakan algoritma berbasis machine-learning yang semakin baik seiring berjalannya waktu. Dari uji coba yang dilakukan oleh 10 orang dengan jarak lebih dari 1000 mil, sistem ini memiliki keakuratan hingga 90 persen.