Derita Wanita Lesbian di Pakistan

Derita Wanita Lesbian di PakistanIlustrasi: wanita lesbian di Pakistan @pakistanztv.com

Seorang wanita asal pedalaman Pakistan, Azra Ahmed mengalami cobaan dalam hidupnya karena orientasi seksual yang berbeda. Akibat menyukai sesama wanita, karir yang ia bangun pun kandas.

Azra, 29, sejak kecil selalu ingin melakukan operasi ganti kelamin.

Namun di Pakistan merupakan negara dengan tingkat fobia terhadap homoseksualitas tertinggi di dunia, serta penerapan dari hukum agama yang juga memberatkan Azra.

Keadaan ini pula lah yang menyebabkan dirinya kesulitan menikahi kekasih wanitanya, Lubna Jamal. Saat ini ia berhubungan secara tertutup dengan Lubna di sebuah kota kecil tanpa penghasilan karena keahliannya dibidang pemasaran tidak terlalu dibutuhkan di sana.

Nama keduanya menjadi pembicaraan di Pakistan setelah sekelompok aktivis menyerukan dukungan agar keduanya bisa melanggengkan hubungan. Dan untuk melindungi keduanya, nama identitas Azra dan Lubna diatas merupakan nama samaran.

Menurut salah seorang mantan wartawan, Arshad Sulahri, dirinya mengaku mendapatkan banyak teror berupa telepon yang meminta untuk tidak mengkampanyekan homoseksualitas.

Namun Sulahri menolak, dirinya melancarkan kritikan dengan mengusung partai politik dan mejadi partai pertama di Pakistan yang memasukan kasim (pria yang telah dikebiri) sebagai kelompok gender terpisah di lembar keanggotaan.

Sulahri bertekad hendak memasukan lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT) ke dalam keanggotaan partai yang ia bentuk. Dilansir dari BBC, Selasa (19/8).

Nay