Hilang sejak Senin (13/2/2012) dari rumahnya Perumahan Kampial Residance Nusa Dua, ketiga keluarga I Made Purnabawa ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa. Dan pelauknya merupakan sopir pribadi keluarga tersebut yang bernama Heru. Polisi juga mengangkap istri pelaku karena di duga mengetahui aksi kriminal suaminya.
Heru ditangkap di rumahnya, Desa Juglangan, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur dan dibawa ke wilayah Probolinggo untuk diperiksa oleh polisi Denpasar. Aksi pembunuhan tersebut dilakukan Heru bersama dengan empat orang lainnya yang masih diburu.
"Dia (istri HR) itu orang Bali, malah kabarnya masih kerabat dekat keluarga korban. Cuma, jelasnya nanti nunggu hasil pemeriksaan,” kata Kapolsek Panji AKP Mas Ahmad Sujalmo Selasa (21/2/2012).
Heru hanya mengungkpkan jika penyebab firinya nekat menghabisi keluarga majikannya adalah karena sakit hati. Namun, belum dijelaskan penyebab sakit hati dimaksud.
Sebelumnya, Tiga jenazah tersebut ditemukan di Kabupaten Jembrana dipastikan Made Purnabawa (28) bersama istri dan seorang anaknya. Mayat tersebut dibawa dari RSUD Negara menuju RSUP Sanglah Denpasar.
Tim Forensik RSUP Sanglah Denpasar menyimpulkan ketiga mayat sekeluarga kemungkinan besar tewas sejak tujuh hari lalu. Ketiga korban menderita luka akibat hantaman benda tumpul.
"Diperkirakan waktu kematian antara lima sampai tujuh hari. Ketiga korban mengalami luka akibat pukulan benda tumpul dan berat berulang kali," kata Ketua SMF Kedokteran Forensik RSUP Sanglah, Dr IB Putu Alit, Selasa (21/2/2012).