Puisi Sedih

Duka Itu

Duka Itu

(1)bibir ombakmenyayat tanahmelukai jiwa...

Baca selengkapnya »

Dimana Harus Ku Mencari

Kuhembuskan nafasku dalam hidup Indah kesunyian dalam mimpi Diam ku seribu bahasa Diam menyimpan dalam perih Sesumbar ku katakan aku bisa hidup sendiri Tanpamu kawanku..... ...

Cinta Yang Hilang

Semilir angin kian lembabLahirkan titik titik embun diujung dedaunJangkrik bersiul merduSayup suara Ku Ku si burung hantuSuasana malam yang kian pekat nan senyapTemaniku dalam piluAku terguguGejolak r...

Aku Dan Cintaku

Dia dan cintanya….Aku dan cintaku…Aku mencintainya dan aku lelah..Sedikit nakal aku bermain dalam kejenuhankuMencoba meramba pelan mencari sesuatu yang baru..Sesuatu yang membuatku menenggelamkan ...

Cintaku Yang Sengit

rapatkan pakaianmutangan dinginku akan menyusupke dalamnyameraba kejalangan kitadan sisa kebohongan yang terus merambatdi punggungmu...

Berteman Dengan Gempa

Seribu jalan di bumiku itu telah merekah Laut pun juga ikut tumpah Manusia Indonesia menggeliat Menggeliat ke angkasa dan ke dalam bumi ...

Berita Duka

Dipintu gerbang kalian berdiri Menenteng thermos sore tadi Dengan wajah kuyu dan bibir terkatup rapat Serta mata sembab oleh tangis berkepanjangan ...

Balada Dua Bocah

Dua bocah dalam rumah kosong Berkelakar dan tertawa riang Tuk usir lapar Yang merongrong ...

Aku, Dia

Terbangun dari mimpi dengan dada bergemuruh lusuh.Terperangah dan harus kecewa.Tidak akan ada waktu yang tepat untuk hal yang tidak enak.Bagi aku, dia.Ada sesuatu dan kau biarkan aku beku.Sampai kapan...

Duka Itu

(1)bibir ombakmenyayat tanahmelukai jiwa...

Bocah Jalanan II

Berangkat pagi diterpa angin Menyibak kabut bertaruh nyawa Untuk menyambung hidup hari ini Belajar dari binatang buas Memburu rejeki lewat apa saja...

Bocah Jalanan I

Langit, bapaknya Bumi, ibunya Alam,pekarangannya Raga,rumahnya ...

Aku Kehilangannya

Kadang…Ada cocok dalam HatiNamun,semuanya tak sejalanIa menutup diri tak seperti biasanyaEntah,apa yang hadir dalam Hidupnya kiniAda kehilangan untuk mengerti DirinyaSaat ini…Kadang…Ingin sekali...

Dukaku Yang Risau

berjalan, berjalan selagi di diri dukabernapas lega menemu perempuankami berpandangan: lantas tahusegalanya tinggal masa kenangan...

Bunga Mawar

Bunga mawar… Kau berwarna merah Aku sangat menyukaimu tetapi durimu tajam ...

Bencana Melandaku

Lewat suara gemuruh diiringi debu bangunan yang runtuh Tempatku nan asri terlindas habis Rumah dan harta benda serta nyawa manusia lenyap Kau lalap habis aku kehilangan segalanya ...