Telur Asin

Suasana kelas di pagi hari itu sangatlah gaduh. Tiba-tiba kegaduhan itu berubah menjadi diam ketika datang seorang guru.
“Selamat pagi anak-anak!” sapa guru itu.
“Selamat pagi, Bu!”
Setelah di absen, guru yang diketahui bernama Ai Nikushimi itu bertanya pada murid-muridnya.
“Hewan apa yang bisa bertelur?”
“Ayam!” jawab Sena. Guru itu tersenyum.
“Burung,” sahut Riku tak mau kalah.
“Bebek,” begitupun dengan Juumonji.
“Puyuh,” Suzuna pun tak mau kalah.
Karena jawaban yang sudah disediakannya sudah dijawab oleh teman-temannya, Monta menjadi bingung.
“Err—asin Bu,” jawabnya setelah berpikir sejenak.
“Lho, kok asin?” guru itu pun heran.
“Iya Bu, karena paman saya yang baru saja pulang dari Indonesia suka bawa oleh-oleh telur, namanya telur asin.”