Yusril Bilang Negara Tak Miliki Tanah, Aktivis Ajak Warga Duduki Lahan Monas

Kamis, 05 Mei 2016 11:00
Yusril Bilang Negara Tak Miliki Tanah, Aktivis Ajak Warga Duduki Lahan MonasYusril Ihza Mahendra @merdeka.com

Pakar hukum Yusril Ihza Mahendra yang maju dalam bursa calon gubernur DKI menyindir Ahok yang kerap menyatakan status tanah negara saat melakukan penertiban. Yusril juga menyindir Menteri Agraria dan Tata Ruang atau Kepala Badan Pertanahan Nasional Ferry Mursyidan Baldan soal klaim "tanah negara" tersebut.

Sindiran Yusril ini terkait perkara tanah di Luar Batang yang diklaim sebagai milik negara.

"Bumi air dan kekayaan alam yang terdapat di dalamnya, dikuasai oleh negara dan dimanfaatkan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat. Negara tidak memiliki, dia (hanya) menguasai, dia ngatur," kata Yusril.

Yusril mengatakan, baik perseorangan, pemerintah maupun swasta memiliki cara yang sama untuk memperoleh tanah. Dia mencontohkan cara memperoleh tanah yang dia lakukan di kampung halamannya.

Semula, dia meminta kepala desa setempat untuk mengukur dan membuat surat keterangan tanah. Selama setahun, dia menanami dengan singkong. Setelah setahun, Yusril mengajukan sertifikat ke BPN.

"BPN mengatakan ya oke, dikasih hak milik atas tanah itu," ujar Yusril.

Pun demikian dengan Pemprov DKI. Apabila ingin membangun sekolah, karena lahan kosong di Jakarta sudah tidak ada, maka Pemprov DKI harus membeli, setelah itu mengajukan sertifikat kepada BPN atas nama Pemda DKI.

"Lalu bagaimana Pak Ahok bilang itu tanah milik negara. Kapan negara punya tanah, capek saya belajar hukum, belum pernah tahu negara itu punya tanah," ujar Yusril.

"Apalagi Pak Menteri BPN Pak Mursyidan Baldan, (bilang) itu tanah milik negara regional, apa itu maksudnya, belum pernah dengar saya."

Tak butuh waktu lama, pernyataan Yusril ini menjadi heboh dan diperbincangkan di media sosial. Pengamat politik Fadjroel Rachman terang-terangan menyindir Yusril dengan mengajak warga ramai-ramai menduduki lahan kawasan Monas.

"Send ah ke om @Yusrilihza_Mhd hihi saya juga mau tinggal di Monas karena bukan tanah negara, eh di Kampung Pulo :) https://t.co/s8TsY38NtR," tulis Fadjroel lewat akun Twitter-nya, @fadjroeL.

"Ayo tinggal di monas rame2. Kalo ditangkap tuntut @Yusrilihza_Mhd . tdk ada tanah negara. @basuki_btp @fadjroeL."

(Nay)
Komentar