Polisi Arogan Dipukul Sopir Pakai Batu Akik, Sopirnya Dipenjara

Rabu, 04 Mei 2016 11:00
Polisi Arogan Dipukul Sopir Pakai Batu Akik, Sopirnya DipenjaraIlustrasi: @merdeka.com

Seorang anggota polisi berinisial Bripka K mengalami luka di pelipis akibat pukulan Satria Adhi Guna alias Tri (40), seorang sopir toko pertanian.

Peristiwa bermula saat Bripka K yang tidak mengenakan seragam tugas menghentikan Tri di tengah jalan. Tidak hanya itu, Bripka K juga menepuk kepala Tri karena dianggap melanggar aturan lalu lintas.

Tri sendiri membantah bahwa mobilnya melaju kencang sebab situasi saat itu sedang macet. Adapun Bripka K yang mengendarai sepeda motor bermaksud menghindari kemacetan. Alhasil, keduanya hampir bersenggolan di Jalan Rajawali, Kelurahan 9 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang.

Insiden itu membuat Bripka K yang bertugas di Ditreskrimum Polda Sumatera Selatan, merasa jengkel dan mengejar pelaku.

Saat dihentikan dan ditegur, Tri tak terima dan melakukan perlawanan. Keduanya terlibat adu mulut hingga adu fisik di tengah jalan. Selama cekcok tersebut, Bripka K tidak mengaku sebagai polisi. Namun setelah mendapat tinju, dia baru mengaku sebagai anggota Kepolisian.

"Saya tahunya pas sudah sampai di sini (Polda Sumsel). Kalau tahu juga tidak berani saya begitu. Saya tidak ngebut karena waktu itu macet," kata Tri.

Kasubdit III Ditreskrimum Polda Sumsel AKBP Hans Rahmatullah mengatakan, saat kejadian Bripka K tidak memakai seragam namun dalam tugas patroli. Dia menghentikan pengemudi karena melaju kencang.

"Ternyata tersangka tidak terima ditegur dan menonjok wajah anggota. Luka pelipis kena cincin batu akik tersangka," ujar Hans.

Atas perbuatannya, kini Tri diamankan dan dijerat Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman penjara di atas lima tahun. "Cincin batu akik tersangka turut kita sita sebagai barang bukti," pungkasnya.

(Nay)
Komentar