Turun Jabatan, Gaji Rustam Rp 73 Juta Turun Jadi Rp 13 Juta

Jum'at, 29 April 2016 12:45
Turun Jabatan, Gaji Rustam Rp 73 Juta Turun Jadi Rp 13 JutaRustam Effendi @kompas.com
Rustam menyatakan mundur dari jabatan Wali Kota Jakarta Utara pada Senin (25/4). Ia menjadi staf Badan Diklat DKI Jakarta secara efektif usai menerima SK Pemberhentian dari Gubernur DKI Ahok pada Selasa (26/4). Ada hal yang menarik terkait keputusan ini, yakni soal gaji.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Agus Suradika mengatakan jika gaji Wali Kota adalah Rp 73 juta per bulan. Sementara, gaji staf biasa yang dijabat Rustam saat ini maksimal adalah Rp 13 juta per bulan.

"(Gajinya) Kurang lebih Rp 70 juta saat masih jadi wali kota. Kalau ditambah TKD (Tunjangan Kinerja Daerah), maksimal kira-kira sampai Rp 73 jutaanlah. Tapi kalau gaji ditambah tunjangan transportasi bisa Rp 75 juta. Setelah tidak menjadi pejabat, maksimal Rp 12-13 juta," ujar Agus.

Tak hanya soal gaji, fasilitas yang diterima Rustam pun kini 'turun kelas' sehingga tidak mendapat tunjangan transporatsi, tunjangan jabatan dan TKD sebagai Walikota. "Nanti akan dapat TKD sebagai staf," lanjutnya.

Rustam juga tak lagi mendapat fasilitas rumah dinas, mobil dinas, pegawai, dan sopir. "Fasilitas wali kota banyak. Tunjangan yang melekat pada jabatan. Saat tidak menjabat sebagai wali kota ya tidak ada," tandas Agus.

Rustam nantinya akan digantikan lewat seleksi BKD dan pilihan Ahok. Namun untuk sementara waktu, Walikota Jakarta Utara digantikan oleh Wakil Wali Kota Wahyu Hariadi.
(mks)
Komentar