Rumah Warga Retak Gara-gara Atraksi Terbang Rendah Sukhoi

Kamis, 28 April 2016 16:00
Rumah Warga Retak Gara-gara Atraksi Terbang Rendah SukhoiPesawat tempur Sukhoi terbang rendah @tribunnews.com
Seorang warga Kolaka, Sulawesi Tenggara bernama Muja mengaku jika tembok rumahnya retak-retak gara-gara atraksi terbang rendah yang diperagakan tiga pesawat tempur Sukhoi dari Skuadron 11.

Muja mengatakan, "Kami kan nonton itu atraksi pesawat tempur dari depan rumah. Pertama masih baik-baik saja. Setelah begitu rendahnya pesawat itu terbang, langsung kaca rumah bergemuruh seperti mau pecah. Tidak lama kemudian, tembok retak. Sempat ada yang terbuka dinding bagian atas, tetapi kecil-kecil."

Muja tak menduga jika temboknya akan retak karena sehai sebelumnya pesawat tempur tersebut telah melakukan latihan dan tembok rumahnya baik-baik saja.

"Kemarin waktu mereka latihan, tidak apa-apa rumah kami. Memang, saat latihan, hanya ada dua pesawat. Namun, tadi sudah tiga pesawat," terangnya.

'Korban' atraksi pesawat tempur ini ternyata tak hanya Muja. Warga lain bernama Hasnur juga mengalami kasus serupa pada rumahnya.

Hasnur mengatakan, "Di rumah sempat ada kaca yang pecah. Mungkin akibat dentuman suara pesawat jet itu. Kan memang ngeri suaranya waktu terbang rendah itu. Kami tidak bisa menuntut ganti rugi. Jadi, biar sajalah."

Atraksi terbang rendah tiga pesawat tempur ini berlangsung setidaknya selama 5 menit. Atraksi Sukhoi ini menjadi bagian dari penutupan hari kegiatan Ulang Tahun ke-52 Sulawesi Tenggara di Kota Kolaka.
(mks)
Komentar