Ditanya Soal Panama Papers, Jokowi Lebih Baik 'Mundur'

Rabu, 27 April 2016 10:45
Ditanya Soal Panama Papers, Jokowi Lebih Baik 'Mundur'Presiden Jokowi @kemenag.go.id
Saat ingin menolak menjawab pertanyaan seputar kasus Panama Papers, presiden Jokowi memiliki cara yang unik untuk menghindari wartawan, beliau memilih mundur.

Ya, orang nomor satu di Indonesia ini mundur dalam arti yang sebenarnya, yakni berjalan ke belakang ketika wartawan mencecar pertanyaan Panama Papers, Selasa (26/4) di Istana Merdeka.

Presiden menjauh dari awak media selangkah demi selangkah yang mencegatnya. Beliau tetap menyorot dengan mata tajam dan bibir ditekuk ke atas seolah memikirkan jawaban. "Hmm, bagaimana? Apa?" ujar Jokowi sambil terus mundur.

Awak media pun gemas dengan ulah sang Presiden dan meminta agar memintanya tidak kabur, namun Jokowi tak menggubrisnya dan terus melangkah ke belakang hingga akhirnya melambaikan tangan dan meminta pertanyaan ditunda.

Panama Papers sendiri merupakan kasus penggelapan pajak skala dunia yang melibatkan beberapa pejabat Indonesia, termasuk Menteri Koordinator Politik Hukum Keamanan Luhut dan ketua BPK Harry Azhar Aziz.

Secara detil Panama Papers adalah sebutan proyek konsorsium global jurnalis investigasi (ICIJ) yang membongkar bocoran dokumen berisi daftar klien Mossack Fonseca, sebuah firma hukum di Panama yang banyak membantu pendirian perusahaan cangkang di negara suaka pajak.

Harry tak membantah pernah mendirikan perusahaan cangkang di British Virgin Islands, namun menurutnya perusahaan itu tak pernah aktif, apalagi memiliki aset. Sedangkan Luhut menampik menjadi bois di sebuah perusahaan di Republik Seychelles, Afrika Timur yang didirikan orang-orang dekatnya.
(mks)
Komentar