Ilmuwan AS Temukan Cara Tetap Muda

Selasa, 26 April 2016 11:00
Ilmuwan AS Temukan Cara Tetap MudaIlustrasi gen @themanufacturer.com
Ilmuwan AS mengklaim telah menyelesaikan terapi gen pertama untuk membuat manusia tetap muda. Keberhasilan ini akan menjadikan upaya mereka mematangkan perlawanan atas 'masalah' penuaan.

Terapi gen itu telah diterapkan pada Elizabeth Parrish, CEO Bioviva USA Inc. Perusahaan ini pula yang selama ini mengembangkan pengujian terapi gen agar bisa melawan penuaan, dilansir Science Alert, Senin (25/4).

Ada dua gen yang diterapi dalam penelitian ini, satu dirancang melindungi penurunan massa otot yang melekat pada penuaan, sementara gen lain diproyeksikan melawan penipisan sel yang terkait dengan penyakit usia.

Tim ilmuwan berharap jika hasil ini akan menjadi langkah pertama manusia dalam melawan penuaan dengan cara yang aman. Dalam terapi ini, ilmuwan memanfaatkan perpanjangan telomere atau segmen pendek DNA yang ada pada masing-masing ujung kromosom.

Terapi ini dinyatakan sukses karena telomere punya kualitas yang lebih baik. "Terapi saat ini hanya menawarkan keuntungan kecil bagi orang yang menderita penyakit penuaan," tulis Parrish.

Baginya, kemajuan bioteknologi akan menjadi solusi terbaik bagi segala penyakit yang diakibatkan gaya hidup manusia. "Jika itu akurat, kita akan membuat sejarah," lanjutnya.

Terapi ini dikatakan sukses setelah gen Parrish dibandingkan dengan warga lain yang umurnya sama dengan Parrish (44 tahun). Hasilnya, terapi gen tersebut mampu melawan 20 pemendekan telomere.

Meski diklaim berhasil tanpa efek samping, peneliti mengaku masih harus terus menguji kembali dan verifikasi metode agar benar-benar bisa berjalan lancar. Mereka juga akan memantau perubahan pada Parrish selama beberapa tahun.
(mks)
Komentar