Pakai Router Murahan, Bank Ini Dibobol Hacker Rp 1 Triliun

Senin, 25 April 2016 14:10
Pakai Router Murahan, Bank Ini Dibobol Hacker Rp 1 TriliunIlustrasi @bbc.co.uk
Salah satu bagian yang paling penting dalam sebuah perusahaan adalah kualitas infrastruktur, terutama yang menjadi tunjangan aktivitas bekerja. Sangat berisiko jika sebuah perusahaan tidak menggunakan infrastruktur yang tidak berkualitas.

Seperti kasus yang baru saja terjadi, sebuah bank di Bangladesh mengalami kerugian mencapai Rp 1 triliun gara-gara bank tersebut menggunakan router murahan dan juga bekas pada jaringan yang terhubung ke jaringan keuangan global, dilansir BBC.

Diduga, karena router murahan itulah perusahaan dengan mudah dibobol hacker. Para hacker diperkirakan berhasil masuk ke jaringan utama bank sentral Bangladesh melalui router tersebut dan mengirimkan uang ke sejumlah rekening.

Beruntung, peretas melakukan salah eja pada saat hendak mengirimkan uang ke sebuah rekening. Kecurigaan perusahaan langsung ditanggapi dengan cepat dan akhirnya mengungkap sebuah pembobolan di jaringan keuangan.

Kabar buruknya, pihak bank tidak mampu mengembalikan uang USD 81 juta atau Rp 1 triliun dari total pencurian yang sebelumnya mencapai USD 1 miliar. Uang tersebut telah dikirim ke sejumlah kasino yang ada di Filipina.

Akibat kejadian ini, pihak keamanan bank dari berbagai negara menyarankan agar seluruh bank tidak menggunakan perangkat router yang tidak berkualitas agar hacker tidak mudah meretasnya.
(mks)
Komentar