Ditemukan Radioaktif Sisa Ledakan Bintang Dekat Bumi

Sabtu, 23 April 2016 20:00
Ditemukan Radioaktif Sisa Ledakan Bintang Dekat BumiIlustrasi @theverge.com
Melalui pesawat ruang angkasa ACE milik NASA, ilmuwan menemukan puing-puing radioaktif dari serangkaian ledakan supernova yang letaknya tak jauh dari bumi. Radioaktif yang dimaksud adalah besi-60.

Logam langka ini ditemukan jauh berada di dalam kerak bumi, di bawah dasar laut dan juga di permukaan bulan. Besi-60 diduga berusia 2,6 juta tahun, massa di mana sebuah bintang besar meledak.

Di sisi lain, NASA mengatakan jika pesawat ACE NASA telah mendeteksi logam sisa ini mengambang di angkasa selama 17 tahun terakhir. Diduga, bintang tersebut meledak di dekat gugus bintang Scorpio-Centaurus yang terletak 380 tahun cahaya dari bumi.

Fisikawan Australian National University yang terlibat dalam penelitian ini, Anton Wallner mengatakan, "Meskipun partikel besi-60 ini memiliki asal yang berbeda, deteksi baru menunjuk pada skenario yang sama."

Ia juga menjelaskan bahwa seluruh objek di antariksa, termasuk bintang bisa mati. Ketika bintang mati, maka akan ada ledakan luar biasa yang disebut dengan supernova.

Supernova dibagi menjadi dua jenis. Pertama terjadi karena sistem bintang biner memakan bintangnya sendiri, dan yang kedua adalah pada sistem tunggal yang meledak dan hancur dengan sendirinya.

"Bintang seperti kehabisan bahan bakar nuklir. Massa bintang mengalir ke inti bintangnya sehinga inti menjadi begitu berat hingga tak lagi bisa menehan gravitasinya sendiri," ujar Wallner.
(mks)
Komentar