BPPT Ciptakan Teknologi Dokter Jarak Jauh 'Telemedicine'

Rabu, 20 April 2016 10:45
BPPT Ciptakan Teknologi Dokter Jarak Jauh 'Telemedicine'Ilustrasi @kevinmd.com
Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) telah mengembangkan sebuah teknologi yang memungkinkan digunakan di wilayah terpencil di Indonesia yang tidak mempunyai fasilitas kesehatan, disebut Telemedicine.

Direktur Pusat Teknologi Elektronika BPPT, Yudi Purwantoro mengatakan jika teknologi berbasis komunikasi ini dibuat untuk memberikan informasi dan pelayanan medis dari jarak jauh.

"(Ide) Teknologi ini muncul karena keterbatasan dokter spesialis. Kalau perangkat yang dikirim tentu bisa tapi kalau dokter (spesialis) kondisinya seperti itu (terbatas)," ujarnya.

Teknologi ini akan mempunyai alat pendiagnosa seperti biasanya, bedanya hanya pada sistem komunikasi canggih yang berguna untuk penghubung dokter di lokasi dan spesialis di tempat lain.

"Jadi nanti perawat dan dokter di training menggunakan perangkat ini, mendiagnosa tetap dokter spesialis," lanjut Yudi.

Jika proses pengembangan lancar, teknologi 'dokter jarak jauh' ini akan rampung dalam waktu dua hingga tiga tahun ke depan sampai regulasi dan uji klinis perangkat tersebut. "Prototipe dijadwalkan tahun ini. Belum uji klinis sama Kementerian Kesehatan. Mungkin tiga tahun lagi," tambahnya.

Sementara ini Telemedicine akan bekerja dengan bantuan internet teknologi kumunikasi karena beberapa daerah terpencil masih tak mempunyai akses internet umum.

Namun menurut Yudi hal ini bukan kendala agar perangkatnya bisa dibuat. "Disesuaikan dengan akses internetnya sebab teknologi dibuat untuk mempermudah," tadasnya.
(mks)
Komentar