Mahasiswa Indonesia Magang di Pusat Riset Nuklir Terbesar Dunia

Selasa, 19 April 2016 19:15
Mahasiswa Indonesia Magang di Pusat Riset Nuklir Terbesar DuniaI Made Sanadhi @tempo.co
Mahasiswa Universitas Indonesia, I Made Sanadhi Sutandi berhasil mewakili Indonesia untuk berpartisipasi dalam program 'OpenLab Summer Research Program 2016' di salah satu Pusat Riset Komputasi & Partikel Fisika terbesar di dunia, CERN.

Mahasiswa Teknik Komputer Fakultas Teknik tersebut berhasil mengungguli 1.261 mahasiswa lain dari seluruh dunia yang terlibat langsung dalam pengembangan sistem IT selama 8 minggu (20 Juni - 21 Agustus 2016) di Jenewa, Swiss.

Sanadhi mengatakan, "Pencapaian ini merupakan peluang emas karena saya dapat belajar langsung dengan para pakar di bidang teknologi serta melihat dan merasakan langsung teknologi dan inovasi yang ada di seluruh dunia."

"Saya sudah siap untuk menyerap ilmu dan membangun network sebanyak-banyaknya saat bekerja di sana, agar ilmu pengetahuan atau hardskill dan softskill saya dapat teruji dengan baik," lanjutnya.

CERN (Conseil Europen pour la Recherche Nuclaire) adalah pusat riset nuklir Eropa yang berperan besar terhadap ilmu pengetahuan, termasuk teknologi www (world wide web), partikel Higgs Boson yang mendapatkan hadiah Nobel Fisika 2013, hingga Super Symmetry dan Quark-Gluon Plasma yang menunjukkan fenomena pembentukan alam semesta.

Selama pelatihan berlangsung, Sanadhi akan memperoleh sejumlah topik perkuliahan dan terlibat dalam proyek penelitian bersama dengan peneliti CERN untuk mendalami domain ilmu yang diperlukan pada infrastruktur IT.

Domain ilmu yang diperlukan tersebut nantinya meliputi Networks and Communication dan Data Analytics, Computer Provisioning and Management, Data Storage Architectures, Computing Platforms dan Data Acquisition.
(mks)
Komentar