Zalora Terancam Kehabisan Uang

Selasa, 19 April 2016 17:45
Zalora Terancam Kehabisan UangZalora @vulcanpost.com
Perusahaan e-commerce yang fokus di Asia Tenggara, Zalora tampaknya mulai terpuruk. Ritel online yang didanai Rocket Internet ini merugi USD 259 juta selama periode 2013-2015. Sedangkan dana dari investor hanya USD 238 juta.

Rocket Internet dilaporkan mempunyai kas USD 86,3 juta yang tersebar dalam enam perusahaannya. Tak disebutkan secara detil berapa yang ada di Zalora. Jika tak kunjung mendapat investor, kas tersebut tak akan cukup untuk operasi perusahaan.

Situasi ini mirip seperti yang dialami Lazada sebelum diakuisisi Alibaba. Perusahaan bisnis online ini menginvestasikan USD 1 miliar dalam bentuk modal segar dan pembelian saham.

Alibaba menganggap Lazada sebagai Amazon dari Asia Tenggara namun tidak diduga jika operasional Lazada mengalami kendala. Sampai kuartal ketiga tahun lalu, Lazada mencatat penjualan USD 191 juta, namun mereka rugi operasional USD 233 di periode yang sama.

Kerugian tersebut tak lepas dari beberapa upaya yang dilakukan perusahaan untuk mendapatkan pengguna baru, insentif untuk para merchant, dan biaya pemasaran.

Rugi kotor yang sangat besar tidak hanya dialami oleh dua perusahaan tersebut. Foodpanda kabarnya juga merugi hingga USS 116 juta pada tahun lalu. Sementara mereka hanya memiliki kas USD 97,9 juta. Untuk mengatasinya, Foodpanda melakukan efisiensi karyawan di Hong Kong dan India.
(mks)
Komentar