Ahok Bantah Bayar RS Sumber Waras Tunai: Rp 700 Milliar Berapa Ton?

Senin, 18 April 2016 18:30
Ahok Bantah Bayar RS Sumber Waras Tunai: Rp 700 Milliar Berapa Ton?Gubernur Ahok @liputan6.com

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) meluruskan isu yang berkembang soal mekanisme pembelian lahan RS Sumber Waras senilai Rp 755,89 miliar dibayar tunai.

"Enggak ada Bank manapun di Indonesia yang bisa sediakan Rp 700 miliar kontan. Paham enggak? Soal Rp 700 miliar kalau dihitung, pakai mesin ini ya, itu bisa 13-14 hari menghitungnya. Non stop menghitungnya," kata Ahok di Balaikota DKI Jakarta, Senin (18/4).

Menurutnya, hanya Bank Indonesia selaku bank sentral yang bisa melakukan permintaan uang sebanyak itu.

"Kamu kebayang enggak sih? Rp 700 miliar itu berapa ton? Kamu pernah ngambil duit enggak? Ngitung duit gitu loh," terangnya.

Ahok meminta kepada media untuk tidak memperpanjang polemik dari hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Pasalnya, dia ingin fokus bekerja.

"Sudahlah, aku enggak mau polemik itu. Kalian tolong teman-teman media, kita fokus urusan kerja saja. Saya kira menjawab soal RS Sumber Waras, soal BPK, kalau baca search di google, tak selesai 24 jam. Semua sudah jelas. Jadi tidak usah ngomong itu lagi ya," tutupnya.

Klarifikasi Ahok ini terkait pernyataan Ketua BPK Harry Azhar Aziz menyatakan bahwa pembayaran ke Yayasan Sumber Waras sebesar Rp755,69 miliar dilakukan secara tunai pada malam tahun baru 2015 lalu.

"Ini mau tahun baru tiba-tiba ada pembayaran tunai, ada apa ini?" ujar Harry.

Dari hasil penelusuran, pembayaran lahan RS Sumber Waras dilakukan menggunakan cek dan transfer antar rekening di Bank DKI seperti di bawah ini.

pembayaran-rs

Cek nomor CK 493387 tertanggal 30 Desember 2014 ke rekening RS Sumber Waras di bank yang sama pada 31 Desember 2014 sebesar Rp 717.905.072.500.

pembayaran-rs

Disaat bersamaan, Dinas Kesehatan DKI Jakarta mentransfer pembayaran pajak dengan cek No. CK 493388 sebesar Rp 37.784.477.500. Dengan demikian, tidak benar apabila Pemprov DKI membayar lahan RS Sumber Waras dengan uang tunai.

(BACA: BPK Tak Pernah Kalah di Pengadilan, Ahok Silahkan Gugat)

(Nay)
Komentar