Dipuji Pengemudi Go-Jek, Ahok Malah Beri Kabar Buruk

Senin, 18 April 2016 16:10
Dipuji Pengemudi Go-Jek, Ahok Malah Beri Kabar BurukAhok dan pengemudi Go-Jek @tribunnews.com
Setelah menghadiri acara penyerahan kartu BPJS Ketenagakerjaan pada pengemudi Go-Jek, Minggu (17/4) kemarin. Gubernur DKI Jakarta, Ahok mendapat banjir pujian dari pengemudi transportasi berbasis aplikasi tersebut.

Namun, Ahok tiba-tiba memberi kabar buruk untuk pengemudi di akhir sambutan. "Oh iya, terakhir nih, (pengemudi) Go-Jek pasti marah kalau dengar ini," ujar pria bernama asli Basuki Tjahaja Purnama tersebut.

Ia kemudian menyampaikan bahwa pihaknya akan memperpanjang jalur pembatasan sepeda motor di sepanjang jalan Sudirman sampai Jalan M.H Thamrin. Pengemudi pun langsung pasrah."Yaaaaah," ujar mereka.

Ahok melanjutkan, "Nanti kalau mau antar ke gedung-gedung bisa lewat belakang. Tapi seluruh gedung di Jakarta harus dibongkar dulu pagar belakangnya."

Ahok sendiri kini tengah mencari cara agar gedung-gedung yang berada di jalan protokol bisa menyediakan akses melalui jalur belakang hingga pengemudi Go-Jek bisa menggunakan jalur tersebut.

"Saya bilang dulu sekarang, nanti kalau saya terpilih lagi lalu saya batasi jalannya, saya dibilang bohongi saudara. Saya enggak mau. Kalau enggak suka jalan protokol dibatasi, cari saja cagub yang mau kasih motor lewat sana," tegas Ahok.

Mendengar ucapan tersebut, pengemudi Go-Jek terlihat tak kecewa malah tertawa dan bertepuk tangan.
(mks)
Komentar