Data KPK: Harta Ketua BPK Meroket 800 Persen

Data KPK: Harta Ketua BPK Meroket 800 PersenKetua BPK Harry Azhar Aziz @kompas.com

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat kenaikan harta milik Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Harry Azhar Azis mencapai 806 persen pada Desember 2003 sampai dengan Juli 2010.

Dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Kamis (14/4), Harry Azhar melakukan dua kali pelaporan hartanya, yang saat itu dia menjadi anggota DPR periode 2009-2014 dari Fraksi Partai Golkar.

Pada Oktober 2014, Harry yang menjabat Ketua Banggar DPR terpilih menjadi Ketua BPK.

Adapun catatan KPK terkait harta Harry adalah sebagai berikut:

1. Harta tak bergerak (Rp 1,02 miliar pada Desember 2003 menjadi Rp 2,40 miliar pada Juli 2010);

2. Harta bergerak (Rp 221,39 juta menjadi Rp 755 juta);

3. Harga bergerak lainnya (Rp 12 juta menjadi Rp 50 juta);

4. Surat berharga (Rp 110,02 juta menjadi Rp 1,15 miliar); surat berharga berdenominasi dolar (US$ 5.691 pada 2003 saja).

5. Selain itu ada pula giro dan setara kas lainnya yakni Rp250,12 juta menjadi Rp 5,56 miliar. Ada pula dalam denominasi dolar yakni US$ 5.653 pada 2003 menjadi US$ 680 pada 2010.

KPK mencatat total harta Harry Rp1,09 miliar pada Desember 2003 namun melonjak drastis menjadi Rp 9,93 miliar pada Juli 2010.

Nama Harry sendiri masuk dalam dokumen Panama Papers sebagai pemilik perusahaan Sheng Yue International Limited.

(BACA: Perusahaan Ketua BPK di Panama Papers Pakai Alamat Gedung DPR)

Nay