Tragis, Ibu Hamil Melahirkan Saat Dimutilasi

Tragis, Ibu Hamil Melahirkan Saat DimutilasiIlustrasi @tribunnews.com
Mayat seorang ibu hamil dalam kondisi sudah dimutilasi menggemparkan warga Kampung Telaga Sari, Cikupa, Tangerang, Banten belum lama ini. Ibu itu merupakan pendatang yang baru sebulan lalu menghuni rumah kontrakan milik warga setempat bernama Malik.

Warga menemukan mayat wanita yang namanya dirahasiakan itu dalam keadaan terbungkus plastik berwarna hitam di kamar mandi kontrakan tempat ia tinggal.

Bagian tubuh itu yang ditemukan di lokasi itu hanya paha kaki hingga pangkal leher dengan kepala yang sudah terpisah. Kemudian kedua kakinya tidak ditemukan.

Kepala Polsek Cikupa, Kompol Gunarko mengatakan, "Pokoknya saat kita ke lokasi yang ditemukan hanya itu, saat plastik dibuka di rumah sakit, ternyata tangan dan kaki korban tidak ada."

Polisi yang melakukan olah TKP hanya mengamankan barang bukti berupa kitab suci Al Quran dan sebuah tas kecil. "Rumah itu kosong tanpa ada peralatan rumah tangga, yang ditemukan cuma Al Quran," lanjut Gunarko.

Saksi mengatakan jika korban tinggal bersama dengan seorang pria yang diduga adalah suaminya. Namun, kepolisian sejauh ini tidak menemukannya meski warga mengatakan pria itu sempat mondar mandir di lokasi sebelum mayat ditemukan.

Salah satu warga yang juga mengontrak di sebelah rumah korban, Atta mengatakan jika suami korban sempat masuk ke rumah pada Senin (11/4/2016). "Senin pagi, suaminya sempat pinjam kunci kontrakan ke sebelah kamarnya, alasannya mau mengambil sesuatu," ujarnya.

Sehari setelahnya, tetangganya juga melihat pria tersebut bolak-balik di sekitar rumah kontrakannya. "Sampai tadi pagi sebelum ada warga yang ribut-ribut bau amis, dia masih datang. Terus warga ramai, dia menghilang," ujar tetangga bernama Wati itu.

Korban sendiri adalah wanita yang terkenal dengan paras cantik. Ia memiliki kulit putih bersih dengan tinggi 160 sentimeter dan rambut panjang terurai. Ia merupakan pemilik warung makan yang letaknya tak jauh dari rumah kontrakan.

Salah seorang tetangga yang menjelaskan detil paras korban, Khoilah mengatakan, "Orangnya cantik, putih dan baik. Pernah saya tanya asalnya, jawabnya dari Palembang."

Gunarko mengatakan jika bayi yang ada dalam kandungan korban sempat terlahir secara paksa saat ibu meregang nyawa. Hal ini diketahui karena di dalam plastik tempat mayat korban ada bayi merah sudah meninggal. Di ruang pemulasaran jenazah RSU Tangerang, jasad bayi diletakkan di samping tubuh ibunya yang mulai membusuk.

"Ada bayinya juga di luar, kemungkinan bayi itu keluar setelah korban tewas, tapi semua masih kami selidiki," tandas Gunarko.
mks