Kena Deh! Wanita Emas Dilaporkan Menipu Rp 900 Juta

Kena Deh! Wanita Emas Dilaporkan Menipu Rp 900 JutaMischa Hasnaeni Moein @kompas.com

Nama Mischa Hasnaeni Moein alias Wanita Emas akhir-akhir semakin banyak muncul di pemberitaan. Sayangnya, hal itu tidak terkait pencalonan dirinya sebagai bakal calon Gubernur DKI, melainkan kasus hukum yang tengah membelitnya.

"Dia dilaporkan atas dugaan kasus penipuan dalam tender jalan di Jayapura," kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Dir Reskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti.

Hingga saat ini Mischa masih berstatus sebagai saksi.

"Dia masih saksi dan harus kami gelar terlebih dahulu perkaranya," ujarnya.

Hasnaeni dilaporkan oleh Abu Arief selaku Direktur Utama PT TCJ atas dugaan Pasal 378 dan atau Pasal 372 KUHP tentang penipuan dan atau penggelapan.

"Atas hal itu, korban melaporkan Hasnaeni ke Polda Metro Jaya atas dugaan Pasal 378 dan atau Pasal 372 KUHP tentang penipuan dan atau penggelapan. Kini yang bersangkutan masih menjadi saksi," ujar Krishna Murti.

Krishna Murti menambahkan, pihaknya berencana akan memanggil paksa Hasnaeni Moein karena sudah dua kali mangkir saat dipanggil menjadi saksi.

"Penyidik berniat melakukan pemeriksaan tambahan dan telah mengirim dua kali surat panggilan saksi, tapi terlapor (Hasnaeni) tidak hadir. Selanjutnya dibuatkan surat perintah membawa saksi," kata Krishna lagi.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Moechgiyarto mengatakan Hasnaeni Moein bisa jadi tersangka bila polisi menemukan dua alat bukti yang mendukung.

"Kita lihat dulu apakah akan menuju atau tidak. Kalau kami menemukan dua alat buktinya, baru dia nanti akan ditingkatkan sebagai tersangka. Sepanjang belum memenuhi alat bukti, ya, belum," kata Moechgiyarto.

Kasus yang menjerat Hasnaeni ini bermula dari dugaan penerimaan uang Rp 900 juta dari Abu Arief dalam rangka pengurusan sanggahan banding proyek pembangunan dua ruas jalan di Jayapura.

Kementerian Pekerjaan Umum selaku pemilik proyek menilai sanggahan banding yang diajukan Abu Arief sebagai pengaduan. Alhasil proyek akhirnya dikerjakan oleh pihak lain sebagai pemenang lelang.

Abu Arief pun meminta Hasnaeni mengembalikan uang yang telah dia setorkan, tapi Hasnaeni tidak mau. Demikian dilansir dari berbagai sumber.

Nay