Masjid di Jerman Didesak Gunakan Bahasa Setempat

Kamis, 14 April 2016 13:00
Masjid di Jerman Didesak Gunakan Bahasa SetempatAndreas Scheuer @rt.com

Masjid-masjid di Jerman diminta tidak menggunakan bahasa Arab dan menggunakan bahasa setempat. Hal itu diungkapkan oleh politikus konservatif senior Jerman, Andreas Scheuer.

Tak hanya itu, Andreas juga mendesak pendanaan masjid dari luar negeri seperti Turki dan Saudi harus dihentikan.

Menurut dia, Islam yang politis telah merusak pembauran di Jerman. Pernyataan itu dia ungkapkan bersamaan dengan munculnya pertikaian tentang kebebasan berpendapat di Jerman yang juga melibatkan Turki.

Sebelumnya, Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan menuntut satiris Jerman Jan Boehmermann menyoal puisi yang dia bacakan di siaran ZDF.

Sikap Erdogan itu dinilai telah melanggar hukum Jerman terkait kebebasan berpendapat.

Boehmermann sempat menyebut Erdogan telah berhubungan seksual dengan kambing dan domba. Demikian dilansir dari CNN Indonesia, Kamis (14/4).

(Nay)
Komentar