Pengalaman Fadli Zon Bertemu Abu Sayyaf Tahun 95

Pengalaman Fadli Zon Bertemu Abu Sayyaf Tahun 95Fadli Zon pernah bertemu Abu Sayyaf @merdeka.com

Wakil Ketua DPR Fadli Zon pernah bertemu dengan Abu Sayyaf, pemimpin kelompok militan Filipina yang menyandera 10 orang WNI. Pertemuan itu terjadi pada tahun 1995.

"Saya sendiri melihat pengalaman dulu berada di kawasan itu tahun 95, bertemu dengan kelompok Moro National Liberation Front dan Moro National Islamic Front, dan saya ketemu dengan kelompok Abu Sayyaf secara kebetulan di Basilan, di Kota Isabela," cerita politikus Partai Gerindra ini.

"Memang kelompok ini kelompok yang sangat radikal, militan dan mereka punya kemampuan dalam bergerilya karena hutan-hutan Kota Jolo dan Basilan, itu medannya cukup berat," katanya.

Fadli mengatakan, yang bisa dilakukan Indonesia saat ini adalah berkoordinasi dengan pemerintah Filipina dan Moro Islamic Liberation Front (MILF). Dia menilai Indonesia bisa menjadi penengah antara pemerintah Filipina dengan MILF.

"Dan Indonesia juga bersama dengan pemerintah Malaysia pernah menjadi penengah untuk Filipina dengan MILF. Tapi dengan Abu Sayyaf memang sama sekali tidak pernah ada hubungan, independen dan relatif unpredictable," katanya.

Terkait posisi Indonesia atas kasus penyanderaan ini, Fadli menilai sulit untuk melakukan intervensi agar Filipina mengizinkan TNI masuk untuk melakukan operasi.

"Ini satu hal yang memprihatinkan bahwa ada WNI yang disandera oleh Abu Sayyaf, dan saya kira kita memang sulit untuk lakukan intervensi dalam hal ini membantu tentara Filipina terkait konstitusi mereka yang tidak memperbolehkan dari luar yang membantu mereka walaupun untuk kepentingan bersama," ujarnya. Demikian dilansir dari Merdeka, Senin (11/4).

(BACA: Serangan Filipina Gagal Total, 10 WNI Sandera Abu Sayyaf Selamat)

Nay