Serangan Filipina Gagal Total, 10 WNI Sandera Abu Sayyaf Selamat

Serangan Filipina Gagal Total, 10 WNI Sandera Abu Sayyaf SelamatPasukan Abu Sayyaf memukul mundur militer Filipina @mirror.co.uk

Serbuan militer Filipina ke persembunyian kelompok Abu Sayyaf gagal total. 18 pasukan Filipina tewas, Sabtu (9/4) lalu.

Sementara dari pihak Abu Sayyaf, empat orang dikabarkan meninggal. Kelompok ini membalas serangan militer Filipina dengan mengerahkan 100 hingga 150 militan.

Adapun nasib 10 WNI yang disandera Abu Sayyaf dalam kondisi selamat. Hal itu disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

"Informasi terakhir baru saya dapat pukul 12.00 siang tadi, bahwa 10 WNI terpantau, dalam kondisi baik," kata Retno saat jumpa pers di Kantor Kementerian Luar Negeri, Pejambon, Jakarta, Senin (11/4).

Retno telah menyampaikan belasungkawa atas jatuhnya korban jiwa di pihak pemerintah Filipina. "Duka cita saya sampaikan melalui Menlu Filipina, tadi pagi juga saya berkontak dengannya pukul 08.41. Masih diinformasikan bahwa 10 WNI tak ada di Basilan," kata Retno.

Pemerintah Filipina terus meningkatkan upaya untuk memberantas kelompok Abu Sayyaf sejak akhir tahun lalu, namun kelompok ini masih aktif dan terus melakukan penculikan warga asing.

Di dalam negeri, Komando Pasukan Khusus (Kopassus) menyatakan kesiapannya untuk melakukan operasi penyelamatan 10 WNI yang ditawan Abu Sayyaf.

"Tentu saja kita siap. Kita menunggu perintah panglima TNI," kata Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus Mayjen Muhammad Herindra.

Nay