Skandal Panama Papers: Dunia Terguncang, Tokoh Indonesia Terseret

Skandal Panama Papers: Dunia Terguncang, Tokoh Indonesia TerseretSkandal Panama Papers melibatkan tokoh-tokoh dunia @mirror.co.uk

Dunia tiba-tiba terguncang dengan skandal keuangan terbesar yang terungkap berdasarkan dokumen berjuluk Panama Papers. Dokumen itu bak kotak pandora karena menyeret nama-nama besar, termasuk pemimpin dunia, artis, pengusaha hingga pesepakbola terkenal.

Temuan ini merupakan hasil kerja keras yang dilakukan oleh Konsorsium jurnalis Investigasi Internasional (ICIJ), media massa, serta kelompok pegiat dari 80 negara.

Disebutkan, dokumen itu memuat data pencucian uang yang mencapai 11,5 juta lembar yang dibocorkan oleh firma hukum internasional Mossack Fonseca. Besarnya data jika dikonversi mencapai 2,6 terabita (Tb), yang melampaui bocoran Wikileaks ataupun Edward Snowden.

Yang menghebohkan, terungkap kejahatan pencucian uang US$ 2 miliar yang mengarah pada Presiden Rusia Vladimir Putin. Uang itu dikelola oleh kolega Putin, Sergei Roldugin. Dana itu disimpan di sebuah BUMN Rusia.

Selain itu, nama Presiden Tiongkok Xi Jinping hingga bintang klub Barcelona Lionel Messi juga ikut terseret.

Bocoran Panama Papers juga menyebutkan lebih dari 2.000 perusahaan di Indonesia, termasuk diantaranya pengusaha terkenal di republik ini. Sebut saja pemilik grup Lippo, James Riady, misalnya, tercatat sebagai pemegang saham di sebuah perusahaan bernama Golden Walk Enterprise Ltd. Kemudian Direktur PT Indofood Sukses Makmur, Franciscus Welirang tercatat sebagai pemegang saham perusahaan offshore bernama Azzorine Limited.

Nama Sandiaga Uno yang mencalonkan diri sebagai Cagub DKI 2017 juga terseret dalam dokumen ini. Uno sendiri mengaku memiliki beberapa perusahaan offshore di British Virgin Islands. Ada tiga perusahaan offshore yang terkait dengan Sandiaga: Aldia Enterprises Ltd, Attica Finance Ltd, dan Ocean Blue Global Holdings Ltd.

"Saya memang punya rencana membuka semuanya karena saya sekarang dalam proses mencalonkan diri menjadi pejabat publik," katanya tenang.

Perlu dipahami, memiliki perusahaan offshore bukan sesuatu yang ilegal. Namun, Mossack Fonseca menawarkan jasa untuk membuat perusahaan menjadi bebas pajak bagi kliennya. Firma ini mampu menyamarkan kepemilikan perusahaan offshore sehingga tidak mudah dilacak.

Salah satu pendiri firma hukum ini, Ramon Fonseca, menegaskan bahwa perusahaanya tidak memiliki tanggung jawab atas apa pun yang dilakukan kliennya dalam menggunakan perusahaan offshore yang dijual oleh Mossack.

Untuk lebih jelas mengenai nama-nama orang terkenal yang tersangkut skandal dokumen Panama Papers bisa mengunjungi tautan ini.

Nay