PBNU Tidak Keluarkan Fatwa Larang Pilih Pemimpin Non Muslim

PBNU Tidak Keluarkan Fatwa Larang Pilih Pemimpin Non MuslimTokoh PBNU Pusat @suara.com

Menjelang Pilgub DKI 2017, muncul isu SARA untuk menyerang Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Said Aqil Siraj yang hadir di Istana, Kamis (31/3) tak setuju dengan cara-cara menjatuhkan seseorang menggunakan isu SARA.

Menurut dia, tolak ukur memilih pemimpin yang baik bukan dari latar belakang agama, melainkan keadilan, kejujuran, dan amanah.

Said Aqil menegaskan, tidak ada fatwa yang melarang memilih pemimpin non muslim. "Nggak, nggak ada. Nggak ada fatwa itu. Memilih pemimpin itu ukurannya adil," kata Said Aqil.

Para pengurus PBNU itu hadir di Istana untuk menemui Presiden Jokowi. Salah satu agendanya adalah melaporkan bahwa NU akan menyelenggarakan International Summit of the Moslem Moderate Leader pada 9 Mei 2016 yang mengundang 40-60 negara.

"Tujuannya untuk menyamakan persepsi. Sebab, radikalisme dan terorisme kian menguat. Bom di Brussels, di Ankara, di Lahore dan berbagai kekerasan lain," kata dia.

Nay