Pria China Tewas di Kantor Saat Nonton Film Porno

Pria China Tewas di Kantor Saat Nonton Film PornoIlustrasi menonton film di kantor @geek.com
Perusahaan Beijing Yinuojia Technology telah menerima gugatan keluarga Zhang, salah satu pegawai yang tewas di kantornya pada 1 Mei 2015 lalu akibat pendarahan otak.

Keluarga pria 54 tahun asal China ini mengklaim jika Zhang meregang nyawa gara-gara dipaksa bekerja. Sehingga keluarga tak terima dan menggugatnya pada 1 September 2015.

"Zhang telah lakukan banyak pekerjaan selama empat bulan pertama di 2015. Setidaknya, ia sudah lembur sebanyak 100 hari," ucap salah seorang keluarga.

Sementara pengacara Beijing Yinuojia Technology mengatakan bahwa keluarga Zhang telah salah-kaprah.

"Perlu diketahui, Zhang sama halnya dengan karyawan lain yang bekerja dari pukul 09:00-18:00, dimana satu jam waktu makan siang. Lagipula, perusahaan juga tak mewajibkan karyawannya untuk bekerja lembur," pungkasnya seperti dilansir Weird Asia News.

Bahkan saat petugas keamanan yang menemukan Zhang dalam kondisi tak sadarkan diri tersebut mendapati komputer Zhang tengah menampilkan film porno.

"Zhang mengalami pendarahan otak pada 1 Mei pas Hari Buruh Internasional. Seperti yang kita tahu, itu hari libur nasional. Bukti rekaman CCTV menunjukkan bahwa Zhang adalah satu-satunya karyawan (non-keamanan) yang berada di kantor pada saat itu. Satu hal lagi, ketika ditemukan, layar komputer Zhang tengah menampilkan film porno." ujar pengacara.

Meski demikian, pihak perusahaan beritikad baik dan tetap memberikan bantuan untuk tagihan medis. Sebab sebelum meninggal, Zhang sempat dirawat di rumah sakit selama seminggu.

"Meskipun fakta menyebutkan Zhang sedang tak bekerja saat mengalami pendarahan otak, pihak Beijing Yinuojia Technology tak mau begitu saja lepas tangan. Dari total tagihan medis Zhang yang mencapai 5.500 dollar, perusahaan memberikan uang sebesar 4.500 dollar," tutup pengacara.
De