Publik Amerika Setuju Pelaku Terorisme Disiksa

Publik Amerika Setuju Pelaku Terorisme DisiksaPenyiksaan pelaku teror di Amerika @reuters.com

Mayoritas warga Amerika Serikat setuju jika pelaku terorisme disiksa selama penahanan. Hal itu berdasarkan hail survei yang dirilis Rabu (30/3).

Survei yang diadakan Reuters ini mempertanyakan apakah penyiksaan dapat dibenarkan kepada teroris untuk mengorek keterangan mengenai rencana terorisme.

Sekitar 25 persen mendukung penyiksaan, sementara 38 persen lainnya "kadang-kadang" boleh. Hanya 15 persen menjawab bahwa penyiksaan tidak boleh digunakan.

Jawaban publik Amerika itu sebagai cerminan serangkaian aksi teror berdarah yang menewaskan korban jiwa.

Donald Trump, calon Presiden Amerika Serikat dari Partai Republik, bahkan berjanji bahwa penyiksaan kepada pelaku terorisme bisa dibenarkan.

"Saya bersumpah akan menyeret kaum terorisme ke dalam neraka," kata Trump dalam kampanye.

Namun demikian, wacana penyiksaan terhadap teroris itu mendapat reaksi negatif dari lembaga hak asasi manusia.

"Masyarakat sekarang ini sedang menghadapi emosi negatif," kata Elizabeth Zechmeister, dari Universitas Vanderbilt University.

Nay