Gabungan Dukun Datangi KPK Buat Menyantet Ahok

Gabungan Dukun Datangi KPK Buat Menyantet AhokDukun berusaha menyantet Ahok di gedung KPK @detik.com

Sejumlah dukun dari Banten, Gorontalo, Bali, dan Betawi mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mereka memiliki satu tujuan, yakni menyantet Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok karena kebal dengan kasus dugaan korupsi pembelian lahan RS Sumber Waras.

Para praktisi spiritual itu menggelar ritual di gedung KPK. Mereka membaca mantra berkomat-kamit. Baju yang dia pakai ditanggalkan sehingga terlihat kalung hitam di lehernya. Selain itu, dukun juga menyebarkan kembang tujuh rupa dan membakar kemenyan.

Kedatangan dukun itu digalang oleh sejumlah aliansi yang tergabung dalam Gerakan Tangkap Ahok (GTA). Anggota aliansi GTA diantaranya adalah GPII Jakarta Raya, HIMMAH Alwasliyah, Komando Barisan Rakyat, Solidaritas Anak Betawi, FORUM PEDULI JAKARTA, Front Aktivis Jakarta (FROAJA), Brigade PII, Suara Jakarta, Kahmi Jakarta Utara dan FPJ.

Kordinator aksi Rahmat Imran mengatakan, pihaknya mengundang dukun untuk meruwat KPK karena selama ini tak berdaya dengan Ahok. Mereka berharap KPK tidak disantet oleh iblis Sumber Waras. Dengan demikian, KPK bisa tenang saat menetapkan Ahok sebagai tersangka korupsi.

"Selama ini terkesan Ahok kebal terhadap hukum kasus RS Sumber Waras. Padahal data-data dimasukan oleh BPK tapi sampai saat ini proses hukumnya tidak berjalan," kata Rahmat Himran di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (30/1).

Rahmat menambahkan, dukun-dukun itu sangat profesional dan bisa menghilangkan santet yang dilakukan Ahok agar Indonesia bebas dari kejahatan korupsi.

"Kami yakin dukun profesional yang kami bawa bisa menghilangkan santet sehingga negara Indonesia bisa bebas dari korupsi," tegasnya. Demikian dilansir dari Harian Terbit.

Nay