Bayi Hasil Pemerkosaan Dibunuh Ibu Kandungnya Sendiri

Rabu, 30 Maret 2016 20:15
Bayi Hasil Pemerkosaan Dibunuh Ibu Kandungnya SendiriIlustrasi @kompas.com

Personel Satreskrim Polresta Medan bekerja sama dengan tim Forensik (DVI) Polda Sumut membongkar kuburan bayi Gabrial Wate (usia 6 hari) di TPU Kristen, Jalan Dahlia, Kelurahan Sidorejo Hilir, Medan Tembung, Selasa (29/3). Pembongkaran makam itu menyusul dugaan Gabrial tewas karena dibunuh.

Kapolresta Medan, Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto mengatakan, pihaknya telah menerima laporan dugaan pembunuhan anak pasangan Monica Sari Silaban (22) dan Sardian Junius Faomasiwate (24) dari ibu kandung korban.

"Dari pengakuan ibu kandung korban dan beberapa saksi lainnya menyebutkan bayi Gabrial tewas diduga dianiaya, makanya kita langsung melakukan pembongkaran kuburan tersebut," kata mantan Kapolres Madina itu.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Medan, Kompol Aldi Subartono mengatakan, bayi itu merupakan hasil hubungan gelap.

"Bayi laki-laki yang telah dikubur selama satu bulan lebih itu merupakan hasil hubungan gelap dan juga diakui ibunya, Monica bersama pacarnya, Sardian yang belum resmi menikah," kata Kompol Aldi.

Setelah dilakukan pemeriksaan pada mayat bayi, Tim Forensik Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sumut, menemukan beberapa luka memar di tubuh korban.

"Saat kita angkat jasad korban (bayi) dari makamnya, ternyata didapati sejumlah luka memar pada beberapa bagian tubuh, seperti perut, kepala, tangan dan punggung," ucap Ketua Tim Forensi, Dr. Mistar Ritonga di lokasi tempat pemakaman umum (TPU).

Keterangan tambahan didapat dari ibu kandung korban, Monica, jika anaknya meninggal Selasa pekan lalu dengan kondisi sejumlah luka di tubuhnya.

"Bayi ini meninggal setelah enam hari dilahirkan. Sebelum dia lahir, ayahnya meminta agar saya menggugurkannya," ucapnya di lokasi pekuburan tersebut.

Dia mengakui jika bayi itu hasil dari hubungan zinahnya dengan Sardian, pria yang dia kenal lewat media sosial.

Menurut Monica, dia diperkosa Sardian di sebuah hotel di kawasan Bandar Baru.

"Setelah saya hamil, dan minta pertanggung jawaban dengan Sardian. Tapi dia menolak untuk menemui orangtua saya," kata Monica.

Setelah bayinya lahir, mereka tinggal di Jalan Karya Bakti. Setelah bayinya berusia enam hari, Monica meminta Sardian membelikan sesuatu di warung.

"Saat pergi ke warung, Sardian diduga membunuh bayinya dengan mencekik dan membekap mulut anaknya. " Sewaktu saya pulang dari warung, dan bayi tersebut sudah keadaan lemas. Keluar darah dari hidungnya, dan tidak berapa lama bayi itu meninggal," kata Monica.

(Nay)
Komentar