Cewek Korban PHP Bunuh Pacar, Jantungnya Dicabik-cabik

Cewek Korban PHP Bunuh Pacar, Jantungnya Dicabik-cabikIlustrasi @rt.com

Seorang perempuan 21 tahun bernama Fatema Akremaja Sonali harus menjalani persidangan atas perbuatan keji yang dia lakukan terhadap kekasihnya sendiri.

Fatema dikabarkan melakukan perbuatan brutal mencabik jantung pacarnya dan menggorok lehernya. Aksi kejam itu dipicu karena korban menolak diajak menikah.

Kasus mengerikan ini ditangani oleh Jaksa Quazi Shabbir Ahmed di Kota Khulna, Bangladesh. Fatema mengaku sakit hati lantaran pacarnya telah merekam hubungan intim yang mereka lakukan namun justru menolak saat diajak menikah.

Yang membuat emosi Fatema tak terbendung, dia menemukan video pacarnya beradegan intim dengan wanita lain.

Akibat perbuatan sadisnya, Fatema dijatuhi hukuman mati.

"Memang jarang memvonis wanita dengan hukuman mati, namun pengecualian untuk kasus kali ini," ungkap sang jaksa kepada Kantor Berita AFP.

"Dia mengakui telah melakukan hal keji tersebut kepada kekasihnya, Emdadul Haq Shipon, karena menolak menikahinya dan atas alasan rekaman video hubungan intim di komputer jinjingnya," sambungnya.

Jaksa Quazi Shabbir mengatakan kronologi kejadian pada Maret 2014 itu. Korban pertama dibius dengan minuman soda dicampur 20 butir obat tidur. Setelah itu, tangan dan kaki Shipon diikat sebelum dihabisi secara keji, kata jaksa.

"Hukuman mati terhadap wanita belum pernah terjadi sebelumnya. Jika Sonali jadi dieksekusi, dia akan menjadi wanita pertama yang dihukum gantung di Bangladesh," jelasnya.

"Dia mengatakan penasaran dengan ukuran jantung pacarnya itu. Dia bilang seorang pria pasti punya jantung yang besar untuk melakukan kejahatan semacam itu," kata dia mengutip pepatah Bengali.

Nay