Kementerian Pertahanan Beli Drone Buatan Penghina Jokowi

Kementerian Pertahanan Beli Drone Buatan Penghina JokowiDrone OS-Wifanusa buatan Ongen @kaskus.co.id
Yulian Paonganan alias Ongen yang menjadi tersangka kasus pornografi yang melibatkan presiden Jokowi ternyata merupakan sosok dibalik drone canggih yang telah dibeli oleh Kementerian Pertahanan.

Adhitya Anantaka yang merupakan salah satu staf Ongen mengatakan jika pesawat tanpa awak buatan mereka telah dipesan oleh Kementerian Pertahanan untuk mengawasi perbatasan dan Natuna.

"Sudah 95 persen pengerjaan, sebentar lagi kami akan serahkan ke Kemhan," ujarnya.

Adhitya mengatakan jika pihaknya akan melakukan uji sistem internal terlebih dahulu sebelum diserahkan ke Kementerian untuk memastikan drone berjalan dengan baik dan tanpa kendala.

"Sehingga pada saat uji sistem yang dilakukan oleh pihak Kemhan bisa berjalan maksimal," lanjutnya.

Kemhan dikatakan memesan tiga buah drone untuk memantau perbatasan, dan kini ketiga drone tersebut dikatakan oleh Adhitya sedang dalam pengerjaan yang sudah memasuki tahap akhir.

Ia mengatakan, "Untuk perbatasan dan Natuna hampir bisa dipastikan sudah proses akhir. Doakan semuanya berjalan maksimal."

Ongen sendiri yang kini masih dalam tahanan ternyata ikut berkontribusi dengan memberikan pengarahan kepada para staf ketika jam besuk.

"Pada saat hari besuk, kita hadir untuk mendapat arahan. Ini dilakukan terus agar proses produksi bisa sempurna. Dia tetap bertangung jawab, karena hasilnya bisa menjadi kebanggaan bangsa Indonesia," lanjutnya.

Drone buatan Ongen sebenarnya sudah dikembangkan sejak 2,5 tahun lalu. Selain bisa terbang dan mendarat di air, drone ini juga memiliki daya jelajah yang cukup luas. Oleh karena itu Kemhan akan memanfaatkannya untuk memantau perbatasan darat maupun air.

Adhitya menambahkan, "Setiap unit terdiri atas satu mobile GCS (Ground Control Station) dan dua set pesawat. Mobile GCS untuk drone perbatasan berupa truck box yang dilengkapi perangkat system control monitor. Sedangkan mobile GCS untuk drone pengawasan ZEE Natuna berupa kapal karena akan lebih banyak dioperasikan di laut."

Drone bernama OS-Wifanusa ini menurutnya bisa terbang sampai 8-10 jam nonstop dengan jarak tempuh hingga 1.000 Km. Drone ini juga dilengkapi kamera sistem canggih dan autonomous, sistem tercanggih saat ini yang merupakan buatan Kanada

Selain mengerjakan drone pesanan, Ongen pun juga akan merampungkan prototipe skala 1:1 yang nantinya bisa diawaki oleh empat orang. "Untuk drone itu, sudah lulus uji sertifikasi dari litbang TNI AL dan sertifikat TKDN 28.01 persen dari Kemenperin," ujar Adhitya.

Ongen sendiri ditahan karena dianggap menghina Presisen Jokowi lantaran mengunggah foto-foto orang nomor satu di Indonesia tersebut dengan artis Nikita Mirzani.
mks