DPR Bikin Perpustakaan Rp 570 M, Terbesar Se-Asia Tenggara

DPR Bikin Perpustakaan Rp 570 M, Terbesar Se-Asia TenggaraGedung DPR RI di Senayan @kompas.com

DPR berencana membangung gedung perpustakaan yang digadang-gadang terbesar se-Asia Tenggara. Usulan gedung perpustakaan megah itu datang dari sejumlah cendekiawan yang terdiri dari Rizal Mallarangeng, Ignas Kleden, Nirwan Dewanto, Nirwan Arsuka, Ayu Utami, Nong Darol Mahmada, Ulil Abshar Abdalla dan Luthfi Assyaukanie.

Rizal Mallarangeng mengatakan, ide perpustakaan terbesar ini sebenarnya sudah lama. Namun baru kali ini disampaikan langsung ke DPR.

"Kami bersama-sama mengusulkan hal yang sebenarnya sudah sejak lama ingin diusulkan, agar parlemen Indonesia membangun perpustakaan terbesar se-Asia Tenggara," tutur Rizal di kompleks parlemen Senayan, Selasa (22/3).

Usulan itu bersambut, Ketua DPR Ade Komarudin memberi sinyal akan merealisasikan gedung perpustakaan di gedung DPR RI.

"Pemerintah kan sedang gencar membangun infrastruktur, ini kan infrastruktur pengetahuan. Saya yakin Jokowi setuju. Untuk memenuhi sebagai perpustakaan terbesar di Asia Tenggara, nanti kita tanya berapa lantai yang diperlukan," kata Ade usai pertemuan.

Anggaran perpustakaan ini cukup fantastis, yakni Rp 570 miliar yang termasuk dalam anggaran proyek DPR di APBN 2016.

"Saya akan bicara dengan pimpinan DPR, kemudian dengan Kesekjenan, BURT, pihak terkait lain. Kita kan tahu kita mau bangun gedung, anggaran sudah disetujui dan itu multiyears," ujar pria yang akrab disapa Akom ini.

"Anggaran kan sudah ada untuk pembangunan gedung, bisa dari sana," tambahnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengatakan perpustakaan adalah alat kelengkapan DPR yang seharusnya sudah disetujui dalam rapat paripurna.

"Itu sudah ada dalam rencana besar yang disetujui paripurna. Di mana-mana, di seluruh dunia, parlemen harus dibangun, kita belum pernah bangun gedung parlemen dan kelengkapan seperti perpustakaan. Ke depan perpustakaan parlemen jadi cita-cita," kata Fahri di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (28/3).

"Jangan kalian seolah-olah parlemen itu orang-orang ambisius. Ada dukungan cendekiawan, Ignas Kleden, Ulil Abshar Abdalla, Ayu Utami," sambung dia. Demikian dilansir dari berbagai sumber.

Nay