Tiongkok Berbohong Soal Natuna, Indonesia Meradang

Tiongkok Berbohong Soal Natuna, Indonesia MeradangKawasan perairan Natuna @kompas.com

Tiongkok telah berbohong dengan mengklaim kawasan Natuna. Padahal, sebelumnya Tiongkok mengatakan bahwa Natuna masuk wilayah perairan Indonesia. Pernyataan itu diungkapkan oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

"Beberapa waktu lalu ada berita soal klaim Natuna. Itu sama sekali tidak benar," kata Retno dalam keterangannya kepada media massa di Kuala Lumpur, Jumat (20/11).

Retno mengutip pernyataan juru bicara Menlu Tiongkok, yang menyebutkan jika Natuna sebagai milik Indonesia. "Ini adalah wilayah Indonesia. Titik," tegas Retno Marsudi tahun 2015 lalu.

Hubungan Indonesia dan Tiongkok kembali memanas setelah kapal Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Hiu 11 mendeteksi adanya pergerakan kapal ikan Tiongkok, Kway Fey 10078, Sabtu (19/3) lalu.

Ketegangan semakin memuncak ketika KM Kway Fey yang hendak ditangkap petugas KKP justru dilindungi oleh costguard Tiongkok yang mendekat dan menabrak kapal ikan itu. Mereka menghalangi petugas KKP membawa KM Kway Fey ke Indonesia.

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti geram mendapat laporan kejadian itu.

"Saya akan protes keras dengan nota diplomatis," kata Menteri Susi kepada wartawan dalam acara jumpa pers di rumah dinasnya di Jakarta, Minggu (20/3).

Sehari setelahnya, Susi juga menyesalkan klaim sepihak Tiongkok terkait kepemilikan wilayah Natuna. "(Pernyataan Tiongkok) itu klaim yang tidak betul, tidak mendasar dan tidak diakui oleh dunia internasional," katanya.

Nay