Tiongkok Ngotot Lindungi Kapal Maling Ikan di Perairan Indonesia

Tiongkok Ngotot Lindungi Kapal Maling Ikan di Perairan IndonesiaMenteri Susi Pudjiastuti @detik.com

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan Pemerintah Tiongkok ketakutan jika kapal nelayannya ditenggelamkan. Hal itu terlihat dari sikap Tiongkok yang menghalangi Indonesia.

"Pemerintah Tiongkok tidak berkenan kapal yang sudah kami tangkap kami tenggelamkan. Kami sangat menghormati Tiongkok akan tetapi seyogyanya Indonesia kan sedang melakukan pemberantasan Illegal Fishing, semestinya ikutinya juga," kata Susi kepada wartawan di rumah dinasnya, Kompleks Widya Chandra, Jakarta, Minggu (20/3).

Susi mengakui pelepasan KM Kway Fey 10078 yang mencuri ikan di perairan Riau untuk menghindari konfrontasi yang berpotensi menimbulkan korban jiwa di kedua belah pihak.

"Kami kan sudah berani ambil. Tapi lihat kapal besar coastguard China berukuran 1.000 gross tonnage, sebisa mungkin kami tidak melawan. Karena jika ada korban nyawa urusan akan beda lagi."

Menurut Susi, Kawal Pengawas (KP) Hiu 11 tengah melakukan pengawalan terhadap KM Kway Fey. Namun dalam perjalanan, KP Hiu 11 dikejar kapal pengawas pantai Tiongkok.

Mereka akhirnya berhasil menyusul KP Hiu 11 pada dini hari, Minggu (20/3) kemarin.

"Setelah mereka mendekat, mereka menyalakan lampu sorot kemudian menabrak kapal tangkapan. Setelah berhenti dan melihat ada 3 tiga orang anggota KP Hiu 1, mereka pun tidak jadi naik, namun tetap mengawasi," katanya

"Karena kapal rusak, personil memutuskan untuk kembali ke KP Hiu 11. Kemudian KP Hiu 11 meninggalkan kapal tangkap KM Kway Fey. Supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan."

Nay