Pelajar Malaysia Bunuh Diri Sebab Dapat Rangking 2

Pelajar Malaysia Bunuh Diri Sebab Dapat Rangking 2Ilustrasi @bernama.com

Persaingan di dunia akademik kini kian kuat dan terkadang membuat cemas. Seperti yang terjadi di Malaysia berikut ini. Seorang siswi 15 tahun nekat bunuh diri setelah mendapat peringkat 2 di kelasnya.

Dilaporkan, siswi itu berasal dari keluarga cukup. Bapaknya merupakan advokat terpandang yang berpengaruh di Malaysia. Ingin anak-anaknya dapat tumbuh sepertinya, ayah ini selalu mengawal ketat pendidikan anaknya dengan seksama.

Dia menghendaki anak-anaknya kelak menjadi pemenang dalam hidup mereka masing-masing.

Suatu hari, salah satu anak perempuannya gagal meraih peringkat pertama. Nilainya sempurna, semua A namun hanya mendapat rangking kedua.

Sepulang sekolah, gadis itu salat lalu gantung diri. Saat ditemukan oleh anggota keluarganya, gadis malang itu sudah tak bernyawa.

Sang ibu menceritakan sesuatu yang tragis. Sebelum meninggal, putrinya itu sempat bertanya pada bapaknya, apa yang terjadi jika dia gagal menjadi juara di kelas. Bapaknya menjawab, jika itu terjadi, maka dia tidak akan diakui lagi sebagai anaknya.

Kasus bunuh diri siswi terpelajar ini membuat gempar warga Malaysia. Banyak yang menyayangkan tuntutan keras dari orangtua terhadap pendidikan anak-anaknya yang terkadang justru menyebabkan si anak menjadi tertekan dan stres. Demikian dilansir dari thecoverege.my.

Nay