Belanja Sayuran ? Jangan Asal Pilih, Ikuti Tips Pilih Sayuran Terbaik Berikut!

Selasa, 08 Mei 2012
Belanja Sayuran ? Jangan Asal Pilih, Ikuti Tips Pilih Sayuran Terbaik Berikut!Foto @lowcarbdiets.about.com

BANYAK saran soal penyimpanan buah dan sayuran. Namun, sejauh mana kebenaran saran-saran yang Anda terima? Untuk membedakan antara fakta dan fiksi mengenai buah dan sayuran, simak ulasan berikut, seperti dilansir Womansday.

Kentang bertunas harus disingkirkan

Menyimpan kentang di tempat yang sejuk dan kering akan mencegahnya ditumbuhi tunas. Bila Anda memiliki kentang yang baru saja mulai tumbuh tunas, maka kentang itu masih bagus untuk dimakan. Anda tinggal mengupas tunas, yang tidak akan mengubah rasanya ketika dimasak.

Namun, bila kentang sudah bertunas panjang dan kulitnya keriput, maka buang segera kentang. Tumbuhnya tunas menjadi tanda kentang menjadi lembap, yang akan mengubah tekstur, rasa, dan nilai gizinya.

Tomat besar dan bulat adalah yang terbaik

Tomat kecil dan berbentuk tidak bulat tidak selalu buruk. Jika tomat memiliki garis-garis hijau, oranye, ungu, atau kuning, kemungkinan ini merupakan ciri khusus tomat yang mengandung gula dan asam lebih tinggi.

Tomat-tomat ini biasanya memiliki rasa yang baik dan kuat. Tomat Roma, misalnya, yang berbentuk aneh karena tidak diserbuki secara lengkap. Angin dan suhu ekstrem juga dapat menyebabkan tomat menjadi datar atau bergerigi pada beberapa bagiannya. Meskipun bagus dimakan, tomat jenis ini cenderung kurang beraroma.

Baby carrot lebih enak dibanding wortel besar

Sebagian orang mengatakan bahwa baby carrot (wortel berukuran kecil) lebih enak daripada wortel lain yang ukurannya lebih besar. Namun, wortel ini sebenarnya adalah wortel panjang yang dipotong pada proses pertumbuhannya.

Bibit baby carrot ditempatkan dalam gelas dengan kertas pasir lalu dibentuk dengan lembut. Perbedaan utama keduanya adalah pada cita rasa, mungkin karena baby carrot dilindungi oleh pelapis selama pengiriman sebab wortel ini lebih mudah kering dan berubah warna menjadi putih.

Buruk, irisan apel berubah kecoklatan

Walaupun mungkin terlihat tidak menarik, rona kecoklatan pada irisan apel tidak mengubah rasanya. Perubahan warna terjadi karena reaksi kimia ketika sel-sel apel dipecah (lewat proses pengirisan) dan terpapar oksigen.

Jika ingin menyimpan irisan apel, berikanlah air perasan jeruk lemon di atasnya. Asam sitrat jeruk lemon menjaga warna irisan apel tetap menarik.

Tidak peduli warna, semua rasa dan gizi kembang kol sama

Kembang kol putih memang bagus, tetapi manfaat yang tidak kalah bagus juga bisa Anda dapatkan pada jenis kembang kol lainnya. Kembang kol oranye mengandung 25 kali lebih banyak betakaroten daripada kembang kol putih. Sementara, kembang kol ungu memiliki anthocynanis (juga ditemukan pada blueberry), yang telah dikaitkan dengan penurunan risiko kanker dan diabetes.

Dan, kembang kol hijau alias brokoli memiliki sedikit lebih banyak vitamin A dan vitamin C daripada kembang kol putih. Jadi, Anda tidak perlu menutup mata untuk memanfaatkan kembang kol warna lainnya karena nutrisinya tetap tidak kalah bagus.

(gayahidup.plasa.msn.com/rha)
Komentar