Alasan Slank Mendukung Jokowi

Alasan Slank Mendukung JokowiSlank - Ahmad Dhani @tribunnews.com/viva.co.id
Ahmad Dhani belum lama ini menantang personel Slank, Kaka dan Bimbim untuk diskusi politik. Pasalnya, Dhani penasaran mengapa Bimbim dan Kaka menurutnya begitu mendukung pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dhani beranggapan jika Kaka dan Bimbim tidak memiliki wawasan yang memadai soal politik. Bahkan ia menyebut Kaka dan Bimbim seniman pelat merah lantaran cuma mau dekat dengan pemerintah tanpa mengetahui tujuan politik mereka.

Slank sendiri tidak terlalu merespons ucapan Ahmad Dhani. Lantas sebenarnya mengapa Slank dulunya memberikan dukungan penuh pada Jokowi di Pemilu 2014?

Vokalis grup band Slank, Kaka pernah mengungkapkan pendapatnya tentang Jokowi. Menurutnya pria asal Solo itu merupakan sosok pemimpin yang dekat dengan rakyatnya. Slank mulai akrab dengan Jokowi ketika ia masih jadi Gubernur DKI Jakarta.

"Dia dekat dengan rakyat dan kebijakannya pun selalu berpihak pada rakyat," ujar Kaka tahun 2014 lalu, seperti dikutip Merdeka.

Menurut Kaka, Indonesia butuh sosok pemimpin seperti Jokowi. Ia percaya bahwa karakter Jokowi yang merakyat tersebut dapat membawa Indonesia ke arah yang lebih baik.

Sedangkan Bimbim beranggapan jika Jokowi tipe pemimpin yang tak terlalu tergesa-gesa mengambil keputusan. Di samping itu Jokowi menurutnya sosok yang tegas.

Kedekatan Slank dan Jokowi itu terlihat saat kunjungan Jokowi ke markas Slank di Gang Potlot. Jokowi juga menyebut Slank sebagai pelopor Revolusi Mental Indonesia.

Slank sendiri cukup berperan dalam penggalangan massa di kampanye Jokowi. Misalnya saja Deklarasi Revolusi Harmoni untuk Revolusi Mental di Parkir Timur Senayan, Jakarta, Rabu (11/6/2014).

Puncaknya adalah Konser Salam Dua Jari pada Sabtu Sabtu (5/7/2014) di Gelora Bung Karno, Jakarta. Sejumlah puluhan ribu pendukung Jokowi bersama Slank dan 200an artis beserta seniman turut meramaikan konser itu.

Usai Jokowi menang dalam pilpres, Slank berusaha menarik diri. Bimbim sempat mengatakan bahwa dirinya kecewa lantaran Jokowi memilih Komjen Budi Gunawan sebagai calon Kapolri. Bimbim memaparkan jika Slank telah memberikan daftar 46 kandidat bersih yang bisa dipilih Jokowi menjadi calon menteri dan pejabat.
hdk